Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Sabtu, 23 September 2017

DI DUGA TERJADI KESEPAKATAN JAHAT
ANTARA OKNUM PEJABAT TERTENTU DENGAN PELAKU
UNTUK MEMULUSKAN KEGIATAN PENYELUNDUPAN

Keterangan Photo : Tampak barang illegal hasil tegahan
petugas patrol Bea dan Cuakai. Fotto ilustrasi

Tg Balai Karimun- Karimun News.com
Rawannya kegiatan penyelundupan barang dari negara asal import ke-Tg Balai Karimun
Kepulauan Riau, membuat diantara organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi
kepemudaan (Okp) angkat bicara.

Adalah Aliansi Peduli Karimun (APK) pimpinan Abizar Samad dari kecamatan Meral dan
kelompok pemuda Tg Balai kecamatan Karimun Provinsi Kepri mengatasnamakan “Peduli
Kaimun” (PK) pada media ini mengatakan kegiatan penyelundupan barang di Tg Balai
Karimun makin marak, diduga terjadi kesepakatan jahat antara aparat berkompeten dengan
pelaku importir secara illegal ; yang seharusnya dilengkapi dokumen import sebagaimana
ketentuan hukum yang berlaku dalam proses impor barang, ternyata permasalahan yang
terjadi adalah para pelaku berhasil memasukan barang dari luar kedalam negeri untuk dijual
secara bebas dipasar tradisional maupun swalayan yang urgensinya akan mengacaukan
harga pasar hasil produksi dalam negeri.
Hal itu terjadi dan patut diduga, para pelaku penyelundupan itu, berlindung dibalik dokumen
Impor abal abal tetapi karena merasa memiliki beacking sehingga barang selundupan itu
berhasil masuk dan menembus pasar dalam wilayah kabupaten Karimun bahkan di duga
diantar pulaukan hingga pusat ibu kota Negara/Jakarta-red, dan daerah lainnya diluar jawa.
Demikian Abizar Samad melalui sekretarisnya Djupri Al Djailani pada media ini menjelaskan.
Kalau kita mau berbicara jujur, apabila oknum pejabat selaku aparat penegak hukum itu

komit dengan tugas dan fungsinya selaku aparat berkompeten dalam proses menegakan
supremasi hukum di laut maka penyelundupan di Karimun tidak akan terjadi.
Hal itu saya katakan ungkap Al panggilan akrabnya mengatakan aparat terkait di nilai lembek
dan patut diduga tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal karena
factor x, sehingga tindak pidana penyelundupan barang yang harus diawasi sesuai amanat UU
RI No 10 Th 1995 sebagaimana di ubah dan diganti dengan UU No 17 Th 2006 tentang pabean
menjadi mati suri.
Kegiatan Bongkar muat barang :
Bahwa berdasarkan dokumen diterbitkan Surveyor merupakan data base dokumen barang
oleh pemerintah di negara asal barang antara lain seperti manifest, invois dan parking list dan
juga Lc (Leter off credit) dan Bill of credit untuk pembayaran bea masuk barang oleh importir
di negara tujuan eksport.
Selanjutnya dan begitu kapal importir lego jangkar di pelabuhan, maka tatanan
proceduralnya yang harus di tempuh adalah pihak Imigrasi melakukan pemeriksaan dan
pengecekan crew kapal ; apakah terdapat imigran gelap yang menyelusup masuk kewilayah
NKRI melalui pelabuhan Tg Balai Karimun dan atau penumpang yang tidak memiliki dokumen
ke Imigrasian.
Kemudian dari pada itu lalu pihak Syahbandar untuk meneliti dokumen kapal, selanjutnya
pihak kesehatan pelabuhan/karantina untuk melakukan pengecekan terhadap limit produksi
barang, layak atau tidak dipasarkan untuk konsumsi masyarakat dan setelah itu baru aparat
Bea dan Cukai untuk ceking muatan kapal dengan meneliti manifest apakah muatan kapal
sesuai dengan dokumen atau tidak.
Dan seandainya barang muatan kapal tidak sesuai dengan dokumen, maka kapal dan muatan
barang itu di lakukan rhe eksport ; Pertanyaan masyarakat, apakah selama ini pernah terjadi
hal seperti itu, rhe ekspor red ? sementara dokumen manifest terkesan abal abal, namun hal
itu menurut sang legendaries Ebit G Ade dalam syair lagunya mengatakan, hanya rumput
yang bergoyang sajalah yang dapat menjawabnya dengan karena yang lainnya serba bisu.
Setelah semua itu dilakukan sesuai prosedur, selanjutnya muatan kapal di bongkar melalui
pelabuhan resmi bukan di bongkar di sembarang tempat. Setelah barang impor itu di bongkar
untuk selanjutnya dimasukan dan disimpan di gudang hanggar Bea dan Cukai setempat
untuk kemudian diambil oleh pemilik barang berdasarkan faktur.
Kalau hal itu dilakukan secara maksimal sesuai amanat UU Pabean sebagaimana disebutkan
diatas maka semua sector akan berjalan secara ril terutama tenaga kerja bongkar muat
barang /buruh pelabuhan dapat memenuhi sumber penghidupan dari pendapatan perkapita
menjadi maksimal.

Menurut sumber lain yang berhasil di himpun media ini dan menolak untuk di cantumkan jati
dirinya mengatakan,dokumen asli di diterbitkan Agen dari Luar Negri, akan bermanfaat untuk
mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan terutama sewaktu-waktu terjadi pemeriksaan
dilaut oleh aparat saat kapal importir dalam perjalanan menuju pelabuhan Tg Balai Karimun
dengan muatan kapal sesuai dokumen/manifest maka kondisi kapal akan aman tanpa
hambatan.
Adapun jenis produk Impor ilegal di maksud antara lain seperti Ban bekas, Kain rombengan
dalam bentuk kampit( karungan),dan juga berbagai macam jenis elektronik bekas dan baru
hasil produksi luar negeri sengaja dimasukan kedalam negeri melalui jalur illegal untuk
merusak harga pasar.
Untuk menetralisir harga pasar dari barang import illegal dengan hasil produksi dalam negeri
maka dinas Perdagangan kabupaten Karimun di imbau untuk pantau pasar dan diminta
mengambil tindakan tegas terhadap hal demikian itu sehingga stabilitas ekonomi dan harga
pasar menjadi tetap terpantau.
Secara terpisah Abizar Samad mengatakan kalau kondisi dan keadaan kita di Karimun ini
begini terus sistemnya berarti tindak kejahatan penyelundupan dI Karimun semakin di
manjakan dan semacam dijadikan kesempatan oleh pihak luar untuk merusak tatanan
ekonomi dalam negeri, katanya.
Dikatakannya, kita harus belajar dari pengalaman selama ini bahwa melalui pelabuhan
Internasonal Tanjung Balai Karimun yang memiliki alat canggih untuk mendeteksi masuknya
Narkoba, itupun masih saja ada yang berani membawa dan sudah sering terjadi hingga
terekam mesin xray di pelabuhan internasional Tg Balai Karimun dan pelakunya di tangkap
petugas dan akhirnya mendekam di balik jeruji besi alias hotel pordeo.
Kondisi itu terjadi dan bagaimana pula dengan barang melalui laut langsung dibongkar di
belakang rumah tanpa pengawasan petugas dari aparat terkait, sehingga sangat kita
khewatirkan terdapat senjata api dalam skala besar dan ataupun narkotika jenis shabu,
heroin dan sebagainya untuk merusak mental serta moral bangsa melalui generasi selaku
penerus pembangunan bangsa, sekarang dan akan datang.
Asosiasi Pemerhati Karimun (APK) maupun organisasi kepemudaan peduli Karimun meminta
kepada Presiden RI ke 7 bapak Joko Widodo datang ke Tg Balai Karimun Provinsi Kepri secara
inteljen untuk memantau secara langsung kegiatan penyelundupan di daerah itu.
Bahwa Crew media ini pernah menanyakan langsung kepada Ka.Kanwil khusus DJBC Kepri
ketika di jabat Parjiya, namun secara singkat di jawabnya semua persoalan dan
permasalahan itu adalah kewenangan pihak Kantor Pelayanan dalam hal ini Kantor KPPBC
Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun dan itu sudah di atur oleh Pusat (Dirjen BC-red)
jai silahkan konfiermasi dengan pihak KPPBC.

Hingga berita ini di unggah, pihak KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun belum
berhasil di konfirmasi karena ketatnya pengawasan di PKD terkecuali diantara mereka
mengatakan, bapak tidak di tempat dan sebagainya sehingga sulit untuk dimintai keterangan
terkait barang illegal berkedok importir yang beredar di Tg Balai Karimun. (Karimun

Jumat, 15 September 2017

BERITA KEHILANGAN SURAT BERHARGA


Berdasarkan laporan Polisi Nomor : BK/1496/IX/2017/SEK MERAL tentang kehilangan surat berharga berupa STNK atas nama Basir pensiunan Bea dan Cukai, alamat Kp Padi Meral RT 002/RW 004 Kelurahan Meral Kota Kec. Meral Kabupaten Karimun.

STNK Honda merk Yamaha 44D warna merah maron BP 5168 KP, No rangka  MH34D002CK285766, No Mesin : 44D-285957 Jenis Model : SP. Motor Spm Solo Tahun 2012 dikeluarkan oleh Samsat Karimun.

Kehilangan terjadi pada hari Jum’at tanggal 1 September 2017 di sekitar kediaman Basir selaku pemilik STNK.

Bagi yang menemukan STNK tersebut, mohon bantuannya untuk mengembalikan kepada Basir pada alamat tersebut diatas, dan akan diberikan imbalan.

Demikian berita kehilangan ini di buat dan di umumkan melalui media online Karimun News.com untuk menjadi maklum dan di pergunakan sebagaimana mestinya.  

Portal Berita Karimun News.com
Pimpinan redaksi dan penanggung jawab
Ttd
M. Mansyur Witak

Kamis, 14 September 2017

KAPOLRES KARIMUN AKBP AGUS FAJARUDIN SIK “ PASTIKAN” TIDAK AKAN TOLERIR TERHADAP GENG MOTOR

https://polreskarimun.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG-20170614-WA0040.jpg

Tg Balai Karimun – KNs.com
Muhammad  Riandi alias Aris (18) selaku ketua Ikatan  Motor Club Karimun (IMCK) atau selalu akrab dengan istilah di kalangan tertetu menyebutnya Geng Motor, kita amankan pada hari sabtu 10 /09/2017 karena di duga terlibat kasus penganiayaan/pengeroyokan terhadap Aliander Saputra.
Demikian Kasat reskrim Polres Karimun AKP  Lulik Febri Antara menjelaskan dari balik telpon genggamnya pada media ini saat diwawancara mengatakan bahwa korban adalah warga Telaga Tujuh kolong bawah kelurahan Sei Lakam Barat kecamatan Karimun Provinsi Kepri.  

DI DUGA TERJADI KESEPAKATAN JAHAT ANTARA OKNUM PEJABAT TERTENTU DENGAN PELAKU UNTUK MEMULUSKAN KEGIATAN PENYELUNDUPAN

http://batamnews.co.id/foto_berita/19mabes-polri-tangkap-kapal-penyelundupan-di-batam-2.jpg
Keterangan Photo :  Tampak barang illegal hasil tegahan
petugas patrol Bea dan Cuakai. Fotto ilustrasi
Tg Balai Karimun- Karimun News.com
Rawannya kegiatan penyelundupan barang dari negara asal import ke-Tg Balai Karimun Kepulauan Riau, membuat diantara organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (Okp) angkat bicara.

Adalah Aliansi Peduli Karimun (APK) pimpinan Abizar Samad dari kecamatan Meral dan kelompok pemuda Tg Balai kecamatan Karimun Provinsi Kepri mengatasnamakan “Peduli Kaimun” (PK) pada media ini mengatakan kegiatan penyelundupan barang di Tg Balai Karimun makin marak, diduga terjadi kesepakatan jahat antara aparat berkompeten dengan pelaku importir secara illegal ; yang seharusnya dilengkapi dokumen import sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku dalam proses impor barang, ternyata permasalahan yang terjadi adalah para pelaku berhasil memasukan barang dari luar kedalam negeri untuk dijual secara bebas  dipasar tradisional maupun swalayan yang urgensinya akan mengacaukan harga pasar hasil produksi dalam negeri.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...