Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Jumat, 22 Juli 2016

RECLASSEERING INDONESIA DESAK JAKSA AGUNG AMBIL ALIH KASUS DUGAAN KORUPSI DANA BANSOS DAN HIBAH KABUPATEN KARIMUN

http://halokepri.com/wp-content/uploads/2016/02/Dana-Bansos-Karimun.jpg
Tampak Drs. H.M. Taufik (Baju Putih) mantan Sekretarus daerah Kab.Karimun
sedang memberi keterangan kesaksiannya dihadapan Tim Kejati Kepri

Tg Balai Karimun - Karimun News.com.
Berdasarkan data temuan sebuah lembaga sosial kontrol (LSM) menyoroti penggunaan dana Bansos dan Hibah kabupaten Karimun tahun 2007 - 2013 sebesar Rp. 497.103.886.750 dengan rincian sbb :
No
TAHUN
BANSOS
HIBAH
JUMLAH
1.
2007
RP. 45.302.905.000.
Rp. 2.100.000.000.
Rp. 47.402.905.000.
2.
2008
Rp. 37.112.360.000.
Rp. 18.650000.000.
Rp. 55.762.360.000.
3.
2009
Rp. 30.000.000.000.
Rp. 35.939.690.000.
Rp. 68.939.690.000.
4.
2010
Rp. 44.224.690.000.
Rp. 26.909.780.000.
Rp. 71.134.470.000.
5.
2011
Rp.48.864.190.000.
Rp. 37.430.274.750.
Rp. 86.294.464.750.
6.
2012
Rp. 39.675.182.000.
Rp. 30.152.275.000.
Rp. 70.187.457.000.
7.
2013
Rp. 37.351.445.000.
Rp. 60.031.095.000.
Rp. 97.382.540.000.

Total dana Bansos Rp. 285.530.772.000.  :  Rp. 211.573.114.750.  :  Rp. 497.103.886.750.

Kiranya melalui aroma tak sedap berbauh “KORUPSI” tentang penggunaan dana Bansos dan Hibah kabupaten Karimun sebagaimana disebutkan diatas, membuat  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menerjunkan anggota timnya ke Tg Balai Karimun untuk mengusut dugaan tersebut dengan mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) dari pihak yang menerima aliran dana  Bansos dan Hibah tersebut untuk mencocokan total pengeluaran uang APBD tahun berjalan dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari penerima.

Rabu, 13 Juli 2016

RECLASSEERING INDONESIA DESAK JAKSA AGUNG DAN KPK AMBIL ALIH KASUS DUGAAN KORUPSI DANA BANSOS KABUPATEN KARIMUN.

http://halokepri.com/wp-content/uploads/2016/02/Dana-Bansos-Karimun.jpg
Drs. H.M. Taufik (Baju Putih) mantan Sekda Karimun
sedang memberi keterangan kesaksiannya dihadapan Tim Kejati Kepri


Kasubag Humas BPK Perwakilam memegang HP
berpose bersama H. Zainal Abidin Kand. Sekretaris LSM Pura Semesta
mendampingi Ketua Reclasseering Indonesia Komwil Kepri di ruang Loby BPK setempat

Tg Balai Karimun – KNs.com.
Lambatnya pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri memproses dugaan kasus korupsi dana Bansos dan Hibah Kabupaten Karimun TA 2007-2013 diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan milyar rupiah Lembaga Reclasseering Indonesia minta kepada Jaksa Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ambil alih kasus tersebut untuk diproses guna membuka tabir dugaan Korupsi tersebut. Data kongkrit ada di sekretariat Reclasseering Indonesia.
Sikap Kejati Kepri seolah-olah ada upaya pembiaran itu kasus, sehingga menimbulkan kontroversi masyarakat menyebutkan “sikap Kejaksaan Tinggi Kepri Bak-macan ompong sehingga dugaan kasus yang merugikan keuangan negara dan daerah diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan milyar itu tidak ditingkatkan statusnya dari proses peneyelidikan menjadi penyidikan. Ada apa ??? Ungkap warga pada media ini penuh tanda tanya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...