Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Rabu, 14 Mei 2014

Bupati Karimun Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos.M.Si Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja Kepada Keluarga Korban


(sumber foto)

Dana santuan kecelakaan kerja dari 2 (dua) perusahaan ternama di Karimun, masing masing PT. Saipem Indonesia (Karimun Site) dan PT.Trimegah Perkasa Utama sebesar Rp.721 juta diserahkan oleh Bupati Karimun Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos M.Si kepada kelauarga korban pada Senin 12/5-2014 bertempat di kantor Bupati Karimun Jl Poros Tg Balai Karimun Provinsi Kepri.

Dengan didampingi Management BPJS Ketenaga kerjaan Batam II yakni Pepen S Alams,MM sebagai kepala cabang Batam II dan Nanang Zainudin selaku kepala KCP Karimun disaksikan Kepala Kantor wilayah Sumbarriau Iswandhy Syaruly, dana santuan akibat kecelakaan kerja di PT. Saipem Indonesia (Karimun Site) itu, diserahkan kepada ahli waris almarhum Jaslan Merphin Sihaan sebesar Rp.609.092.217 sedangkan santunan sebesar Rp.112.525.400 dari PT. Trimegah Perkasa Utama, diterima oleh istri almarhum Syarifuddin yaitu ibu Sulistina.

Informasi berhasil dikutip berita portal Karimun News menyebutkan, bahwa pada tanggal 01 Maret 2004 tenaga kerja atas nama Jaslan Merphin Sihaan yang bekerja di PT. Saipem Indonesia (Karimun Site) itu sedang isrtirahat setelah makan siang. Informasi berkembang diinternal Karyawan menyebutkan, dia (Jaslan Merphin Sihaan-red)  mengalami sesak nafas dan juga terasa nyeri didada.

Akibat peristiwa itu sehingga dia segera dilarikan ke
inhouse klinik setempat untuk mendapatkan pertolongan medis, namun peralatan yang tidak mendukung, dan  akhirnya dirujuk ke ruang unit gawat darurat (UGD) RUSD Karimun di Jl Poros untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut, dan tidak berapa lama berada di ruang UGD rumah sakit tersebut namun nyawanya tak dapat tertolong dan akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya.

Sumber resmi dari RUSD Karimun menyebutkan, almarhum Jaslan Merphin Sihaan meninggal dunia akibat serangan jantung. Sementara penyakit diderita almarhum Syarifuddin yang bekerja di PT. Trimegah Perkasa Utama, menurut sumber yang layak dipercaya menyebutkan pada 13/4-014, Syarifuddin mengangkat batang bor di perusahaan tempatnya bekerja untuk penyambungan pengeboran di lokasi kerja.

Pada saat itu, dia terpeleset dan jatuh ketebing berkedalaman ± 15 meter. Selanjutnya korban dibantu oleh rekan kerjanya untuk dibawa ke rumah sakit Bakti Timah dan ditempatkan diruang UGD, ternyata nyawa Syarifuddin tidak dapat tertolong.

Berdasarkan Pers Release dari Humas Pemkab Karimun dikutim Karimun News menyebutkan, PT. Saipem Indonesia (Site Karimun) adalah merupakan perusahaan terbaik atas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Batam II dengan tenaga kerja aktif sebanyak 1.232 orang. Sedangkan PT. Tri Mega Perkasa Utama memiliki tenaga kerja sebanyak 182 orang.

Diinformasikan bahwa BPJS Ketena kerjaan Batam II selama kurun waktu 2013 telah secara koperatif membayar jaminan kecelakaan kerja sebanyak 2.098 kasus dengan total biaya sebesar Rp.6.315.000.000. Jaminan hari tua sebanyak 12.292 kasus, dengan total biaya sebesar Rp.78.412.000.000. sedangkan jaminan kematian sebanyak 89 kasus dengan dana dari perusahaan sebesar Rp.1.456.000.000.
Setelah penyerahan santunan dari perusahaan PT. Saipem Indonesia dan PT. Tri Mega Perkasa Utama, selanjutnya Bupati Karimun Nurdin Basirun didampingi H. Cendra Nawazir selaku kepala BPK Karimun berserta rombongan kembali untuk melakukan rutinitas.  Redaksi karimunnews.com

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...