Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Rabu, 14 Mei 2014

Koperasi Adalah Mitra Pemerintah, Disperindag Kabupaten Karimun Sosialisasikan UU 17 th. 2012



Kepala Disperindag Karimun, Hasbi saat berada di gerai UKM.
Kepala Disperindag Karimun, Hasbi saat berada di gerai UKM.
(sumber foto)
KarimunNews - Koperasi adalah wadah kemitraan masyarakat dan pemerintah, sekaligus sebagai  “lokomotif peningkatkan ekonomi rakyat negeri ini sesuai amanat undang undang RI No 17 Th.2012, sebagai perubahan atas  undang undang No 25 Th 2002 tentang koperasi.

Mengingat pentingnya peran koperasi di tanah air, maka Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karimun belum lama ini melakukan sosialisasi undang undang No 17 Th 2012 kepada anggota koperasi se-Kabupaten Karimun bertempat di Aston hotel Jl Pertambangan Tg Balai Karimun Provinsi Kepri.

Acara digelar selama 2 (dua) hari itu, dihadiri sedikitnya 50 orang anggota dari 350 jumlah keseluruhan. Demikian Kadis Perindag Drs. H.M.Hasbi didampingi Kabid Koperasi dan UKM Nadri AMP pada Karimun News saat dikonfirmasi diruang kerjanya belum lama ini.

Lebih lanjut Nadri menjelaskan, peran Koperasi adalah
sangat penting  untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ; Oleh sebab itu maka semua pihak dihimbau untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui ekonomi makroh, dengan membangun wadah Koperasi diwilayahnya masing masing, sebagai upaya untuk menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat menuju keluarga sejahtera dan bahagia.

Saat ditanya saat ini jumlah koperasi dibawah binaannya Nadia mengatakan awalnya koperasi yang ada sebanyak 350 tetapi sampai saat ini, yang aktif sebanyak 50 Koperasi saja. Ditanya penyebab ketidak aktifan 300 Koperasi dibawah binaan Perindag itu, lagi lagi dia mengatakan karena mereka tidak melaporkan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dan juga kendala lainnya sehingga membuat mereka menjadi tidak aktif.

Namun demikian, dan mengingat Disperindag Kabupaten Karimun selaku Pembina teknis terhadap pengurus/anggota koperasi yang ada didaerah ini, maka kami terus melakukan upaya pembinaan agar mereka dapat kembali aktif dengan mematuhi ketentuan dan peraturan perundang undangan berlaku sebagaimana disebutkan diatas sehingga Koperasi itu terus ditumbuh kembangkan dan ditingkatkan sesuai harapan.

Hal ini saya sampaikan lewat media agar public menjadi tahu ketus Nadri, karna saat ini belum ada peraturan Menteri Koperasi sebagai juklak (Petunjuk pelaksana-red) sehingga acuan koperasi kerja secara teknis masih mengacu pada permenkop yang lama sampai Desember 2015 mendatang, nanti setelah itu baru mulai diberlakukan undang undang No 17 Th 2012 dan peraturan Menteri Koperasi yang baru. Ungkap dia menegaskan.

Ditanya tentang lapak/gerobag dorong di Akao pasar malam terletak di jantung kota Tg Balai Karimun apakah dibawah binaan Perindag, namun hal itu disanggah Nadri seraya mengatakan, kalau lapak yang ada itu mereka bergabung dngan Koperasi dibawah binaan pak Kamlis, demikian juga dengan pedagang kaki 5 (PKL), yang ada didarah ini mereka berada dibawah binaan Bank Syariah Mandiri jadi kalau menyangkut teknis kegiatan kami tidak tahu. Ungkapnya polos.

Bebas untuk mendirikan Koperasi.

Diakhir keterangannya, Hasbi menjelaskan bahwa selaku masyarakat warga negara boleh boleh saja dan bebas untuk mendirikan koperasi dengan ketentuan dan syarat sbb :
1.Memiliki anggota sebanyak 20 orang
2.Memiliki struktur
3.Memiliki notulen rapat pembentukan Koperasi
4.Memiliki pengawas dari jajaran pengrus Koperasi yang dibentuk
5.Memiliki AD/ART Koperasi
6.Memiliki modal awal sebesar Rp. 15 juta untuk Koperasi jasa diperoleh melalui uang pangkal dan iuran anggota
7.Memiliki modal awal sebesar Rp. 50 juta untuk Koperasi simpan pinjam
8.Memiliki Akta Notaris dan
9.Memiliki notulen rapat pra Koperasi
 Uria Nadri mewakili Kadisperindag mengakhiri.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...