Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Rabu, 14 Mei 2014

Program Bank Sampah Alternatif Jitu Menuju Ekonomi Kerakyatan


Tg Balai Karimun - Karimun News.com - Eko Riswanto S-STP,MP baik secara pribadi maupun selaku Camat Meral kota menetrapkan pola hidup melalui program Bank sampah untuk meningkatkan kesejahtraan hidup masyarakat diwilayah kerja yang dipimpinnya.


Camat Meral : Eko Riswanto S-STP,MP

saat berbincang bincang dengan wartawan Batam Metro.
Saat memulai perbincangannya dengan Karimun News beberapa waktu lalu Eko melalui sikap bersahaja mengatakan, saya bersyukur kehadirat Allah SWT. atas petunjuk dan bimbinganNya sehingga saya diberi kepercayaan oleh Bupati Karimun Bapak Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos.M.Si menjadi camat dibawah binaannya.

Selama saya diberi kepercayaan ungkap Eko, dan saat ini saya sedang melakukan upaya untuk menciptakan lingkungan bersih pada masyarakat agar terbebas dari sampah  degan menjadikannya sebagai alternative pendapatan perkapita.

Saya berharap lanjut dia agar Karimun kota ber-azam ini dapat menjadi kota yang bersih dan indah menuju Adhipura 2015 mendatang. Untuk itu maka selaku Camat, saya berusaha bersama pemerintah Kabupatem Karimun membangun sistim meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai nasabah tabungan Bank sampah. Optimis Eko.

Artinya agar Kabupaten Karimun ini menjadi kota yang bersih dan
berwibawa sebagaimana diamanatkan melalui program 4 Azam Kabupaten Karimun, yaitu pada alinea pertama Azam “Iman dan Taqwa” maka pemerintah telah membuka program Bank Sampah sebagai alternative jitu untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dari bahan organic sampah menjadikan masyarakat sejahtera sebagaimana diharapkan. 

Demikian Eko Riswanto S-STP,MP saat berbincang bincang dengan media diruang kerjanya. Dikatakan dia bahwa organic sampah konvesional yang masuk dalam kategori antara lain adalah plastic, kertas dan logam. Masih meneurut dia, tabungan Bank sampah ini dilakukan secara regular melalui 3 kategori, dan yang lebih diutamakan adalah untuk proses belajar/ mengajar serta untuk kebutuhan Hari Raya.

Dijelaskannya secara lebih rinci bahwa maksud dari program ini, dan dalam sistim pencairan uang sebagaimana disebutkan diatas, adalah pertama pada ujian kenaikan kelas anak sekolah. Kedua. Pada anak sekolah tamat belajar, dan ketiga pada hari raya Lebaran atau hari besar keagamaan seperti Natal  dan sebagainya.

Diuraikan dia secara lebih detail mengatakan, program ini adalah positif kalau dibandingkan dengan kegiatan pemulung. Tapi maaf hal ini saya tidak bermaksud untuk membedakan antara satu dengan lainnya, dan agar tidak terjadi kesalah pahaman antara peserta nasabah Bank sampah dengan pemulung.

Untuk lebih dipahami rinci Eko, antara pemulung dengan nasabah Bank sampah, tdak ada perbedaan ; kalau pemulung kata dia pada saat mereka mencari organic sampah, dan pada hari itu juga mereka bawa ketempat penampung langsung dapat uang ; tetapi kalau nasabah Bank sampah, mereka akan mendapatkan uang setelah organic sampah itu mereka kumpulkan dan uang hasil pengumpulannya akan mereka terima melalui 3 (Tiga) kategori sebagaimana disebutkan diatas, dan untuk memperoleh hasil penjualan-red, tergantung volume pengumpulan sampah yang dipusatkan di imperium Jl. Poros Tg Balai karimun.

Artinya organik  sampah yang dikumpulkan semakin banyak, maka uang yang diterima nasabah juga akan lebih memuaskan.  Untuk itu maka melalui edukasi ini saya selaku Camat Meral dan juga atas nama peribadi menghimbau kepada masyarakat untuk cinta bersih lingkungan dengan menempatkan sampah pada tempatnya untuk dijadikan azas manfaat dalam kebutuhan hidup.

Ungkap Eko kelahiran 34 tahun silam di Bengkalis Riau itu, seraya mengkisahkan perjalanan karirnya di Birokrasi Pemerintah mengatakan, saya menamatkan pendidikan S2 di IPB dan memulai karir di Pemerintah Kabupaten Karimun, menjabat sebagai Camat Durai  tahun 2010 s/d 2011. Selanjutnya dimutasikan menjadi Camat Moro tahun 2011-2012, kemudian kembali dimutasikan di Dinas pertamanan dan kebersihan Kabupaten Karimun tahun 2013, dan sekarang di percaya oleh Bupati Karimun Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos.M.Si menjadi Camat Meral kota sampai saat ini. Urai Eko mengisahkan perjalanan karirnya pada media untuk mengakhiri. Redaktur Karimun News

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...