Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Kamis, 19 Juni 2014

BBM SERING LANGKA DI KABUPATEN KARIMUN, DIDUGA PENAMPUNG MINYAK SEMAKIN MARAK




Kapal penampung minyak ilegal milik Jhony

Tanjung Balai Karimun-Karimunnews
Larangan  Pemerintah pusat tentang  Bahan Bakar Minyak ( BBM ) Ilegal tidak  mematahkan  semangat  dan  serta  merta  dapat diterima  oleh pengusaha BBM Ilegal.  Sering  kali terjadi  benturan-benturan mana kala ikut bermainnya kepentingan politik sehingga kebijakan Pemerintah sangat rentan dengan berbagai persoalan dan dimanfaatkan sejumlah pengusaha dengan berbagai cara secara licik. Didalam Undang-Undang Migas No.22 Tahun 2011 Pasal 53 Ayat C tentang  penyimpanan sebagai mana mestinya tanpa Izin Usaha, ancaman 3 Tahun dan didenda sebesar Rp.30.000.000.000.- ( Tiga Puluh Milyar Rupiah )
Terkadang  terjadinya  pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum setempat sehingga memberikan ruang bagi pengusaha BBM Ilegal berbuat nekad bahkan terang-terangan tanpa merasa berdosa dan bersalah sedikitpun. Menjadikan pengusaha BBM Ilegal merasa dilindungi dan menjadi besar kepala diduga ada konsfirasi terselubung  membuat pengusaha  bebas melenggang tanpa beban. Pada saat wartawan meminta konfirmasi kepada kapolsek melalui telepon genggam disarankan kepada awak media menelpon kanit intel polsek Meral Kecamatan Meral, jawaban kasat intel silakan anda naikkan berita, hanya itu jawaban kanit intel kepada awak media. Sedangkan lokasi penampungan minyak tidak jauh dari lokasi kantor polsek Meral.

Apapun bentuk yang dilakukan pengusaha BBM Ilegal yang bernama JH hanya kepentingan bisnis semata. Pengusaha BBM Ilegal biasanya melakukan kegiatan dengan cara menimbun, menyimpan, menjual, Mengoplos , menjual serta melakukan penyeludupan

Sehubungan 

Kabupaten Karimun dikelilingi  laut kegiatan pengusaha BBM Ilegal tumbuh dan berkembang  pesat bertahun-tahun lamanya,  Tidak hanya pengusaha  BBM Ilegal bahkan Oknum Aparat Negara ikut berperan menjadi pemain BBM Ilegal.

Pantauan awak media dilapangan  beberapa  hari lalu,  JH  salah seorang pengusaha BBM ilegal  di Kecamatan Meral telah bertahun-tahun membuka usaha haramnya tanpa tersentuh sedikitpun dari  aparat Penegak Hukum.

Ironisnya, tempat  aktivitas usahanya tidak jauh dari  Mapolsek Meral  yang hanya berjarak lebih kurang  100 meter dan terdapat  juga Pos Angkatan Laut berjarak lebih kurang 150 meter dengan demikian tempat usaha BBM Ilegal cukup strategis dan dirasakan cukup  aman ini  yang  menjadi  pertanyaan  dan  perlu  dipertanyakan.

Salah seorang warga Sungai Pasir yang tidak mau disebut namanya kepada awak media,  mengatakan sudah tahu pekerjaan tersebut ilegal apa lagi menyangkut tentang BBM terkadang di Kabupaten Karimun sering terjadi kelangkaan BBM berbagai jenis. Kalau Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum bekerja  bertindak setengah  hati  tentunya hasil didapat juga tidak akan memuaskan banyak orang, ujarnya.  "Jangan hanya berbicara kenyataanya hanya sebatas wacana belaka  titik jenuh  dan kebosanan masyarakat ada batasnya,  maka masyarakat diminta agar proaktif lalu Pemerintah Daerah dan aparat penegak  hukum  tidak  mampu  mengatasi   permasalahan BBM ilegal  jangan dilemparkan ketidak mampuan menjalankan tugas  dengan  baik  jangan jadikan  masyarakat  sebagai  penerima  diatas segala  kegagalan yang terjadi dibumi berazam ,  pintanya.

Dilanjutkannya lagi,  kita sebagai  masyarakat mau berpikir  bagaimana lagi sementara kita adalah masyarakat awam  bukankah Pemerintah dan Aparat penegak hukum  lebih mengetahui tentang BBM ilegal tersebut,  agar kehidupan masyarakat  terlindungi  dan terciptanya rasa aman , nyaman, tentram, Tidak setiap hari masyarakat disibukan dengan antrian panjang  serta melelahkan hanya untuk mendapatkan BBM berbagai jenis dan menurut kebutuhan hidup. (Stanly Massie Tpr)

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...