Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Senin, 14 Juli 2014

PEMERINTAH RI DIIMBAU SELAMATKAN BANGSA INI DARI ANCAMAN EROSI DAN ABRASI PANTAI




Salah satu tempat di kecamatan Rangsang

Kab. Kep.Meranti Prov.Riau  diterjang abrasi. (Foto net)

Tg Balai Karimun KarimunNews.
Tinggal menghitung hari kepemimpinan Presiden RI dan wakil akan berakhir. dan akan diisi oleh pemimpin baru hasil pilihan rakyat pada pesta demokrasi pemilihan umum tanggal  9 juli 2014 lalu.

Kalah menang dalam sebuah perhelatan politik, adalah hal yang wajar dan biasa ; apalagi dalam pertarungan merebut kursi RI 1 yang baru kita lewati, untuk menunggu hasil keputusan/verivikasi akhir oleh KPU pusat untuk menentukan siapa yang unggul dan berhasil untuk memipin bangsa ini 5 tahun kedepan.

Melalui layar televise dan berita surat kabar melihat masyarakat berbondong bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS)  untuk memilih Presiden dan wakil, sangat antusias sekali. Kondisi itu sebagai wujud dukungan terhadap Presiden pilihan rakyat untuk kelangsungan pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Siapapun nanti jadi Presiden, adalah pilihan rakyat, namun selaku warga negara kita berharap Presiden terpilih itu nanti dapat merubah nasib hidup masyarakat dari kurang mampu dibidang ekonomi menjadi mapan, warga miskin menjadi pra sejahtra menuju hidup layak dan sejahtra sebagaimana bangsa bangsa lain didunia yang telah lebih dulu maju dibidang ekonomi.

Kalau hal itu sudah diatasi secara maksimal, maka musibah yang selama ini terjadi akibat ulah manusia pasti dengan sendirinya akan berkurang. Seperti contoh, selama ini diantara masyarakat yang merambah hutan secara
liar, menebang pohon untuk dijual memenuhi kebutuhan hidup keluarga tanpa mengindahkan ketentuan undang undang dan peraturan berlaku sehingga halnya dapat menimbulkan erosi/banjir melanda masyarakat terutama pemukiman penduduk dan tanaman tumbuh.

Selain itu, juga selalu terjadi abrasi pantai akibat hutan mangrove/bakau yang tumbuh dibibir pantai dan laut, ditebang tanpa memikirkan kelangsungan hidup generasi terutama mereka yang menggantungkan nasib hidup sebagai nelayan.

Untuk penyelamatan asset bangsa dari hasil hutan dan laut nusantara, maka Presiden RI ke VII bersama Kabinet, diimbau untuk vokus menangani masalah erosi dan abrasi akibat ulah manusia demi keselamatan dan kelangsungan pembangunan nasional negeri tercinta ini. 

Beberapa Tokoh masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau yang berhasil dimintai tanggapan oleh portal berita Karimun News.com mereka mengatakan, kita yakin dengan Pemerintahan RI pimpinan Presiden terpilih periode 5 tahun kedepan (2014 – 2019-red) pasti membawa perubahan berarti karena mereka tentunya akan vitbeack kebelakang bahwa keberhasilan mereka menjadi Presiden wakil adalah berkat dukungan dan pilihan masyarakat.

Bukhari salah seoerang Tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau misalnya saat dimintai komentar melalui telpon genggamnya mengatakan, kalau di daerah Kepulauan Meranti ini, terjadi abrasi yang paling parah adalah didaerah kecamatan Rangsang dan kecamatan Rangsang Barat.


Akibat ulah manusia untuk melakukan penebangan pohon dikawasan hutan Karimun anak. Foto dok KNs-net)
Selain Bukhari, salah seorang pemuka masyarakat di Karimun, juga mengomentari hal yang sama. Suhidarman So ketua DPD Tk.II LPPLHRI  Kabupaten Karimun Provinsi Kepri pada media mengatakan, terjadi dibeberapa tempat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan kelangsungan pembangunan bangsa dan negara terutama Karimun  Kabupaten kota ber azam ini dengan penggundulan hutan lindung dan penambangan pasir darat dan laut secara illegal.



Untuk kelestarian dan kelangsungan pembangunan Kabupaten Karimun, maka Bupati Karimun DR.H.Nurdin Basirun S.Sos.M.Si dan jajaran diimbau untuk melakukan pengawasan terpadu dan melakat bersama dinas dan badan terkait untuk menjadikan Karimun ini menjadi kota hijau dan bebas dari erosi dan abrasi. Tutup Darman. KNs. Redaksi

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...