Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Minggu, 12 Oktober 2014

Terminal Jadi Tempat Sampah Pemkab Karimun Tutup Mata


Tampak Plang nama

 Proyek Terminal Telagamas/Kolong Yang Terbaikan
Tg Balai Karimun-KNs.
Milyaran rupiah dana APBD digunakan pemerintah untuk membangun Terminal penumpang dilingkungan pasar Telagamas kolong kelurahan Sei Lakam Barat kecamatan Karimun Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, atau tepatnya di  komplek kediaman wakil Bupati Karimun H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si tidak difungsikan sesuai rencana, sehingga berubah menjadi tempat pembuangan sampah ; dan bukan saja itu bahkan patut diduga menjadi tempat mesum bagi kaum berlainan jenis hingga pemakaian/peredaran narkoba.

Dari kondisi itu, namun Pemkab Karimun terkesan tutup mata sehigga Terminal kolong itu dari tahun ketahun terkesan jadi saksi bisu dan dijadikan tontonan gratis bagi warga yang melintas disana, sedangkan fungsi Terminal adalah pusat angkutan umum untuk penumpang dan barang dari dan ketempat tujuan. 




Lokasi Terminal Telagamas jadi tempat sampah


Azman Zainal SH. ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri menyandang gelar “Dato Panglima, pada Karimun News.Com mengatakan untuk apa proyek itu dibangun kalau tidak difungsikan secara maksimal. Setiap proyek yang dibangun dengan menggunakan dana ABD/APBN itu, berasal dari uang rakyat, maka saya minta pemerintah harus transparan dan bertanggung jawab terhadap proyek yang dibangun dengan menggunakan uang rakyat negeri ini, terutama masyarakat  Kabupaten Karimun Provinsi Kepri-red.

KPK diminta selidiki proyek pelabuhan di Karimun.
Melihat beberapa proyek pelabuhan dan terminal diKabupaten Karimun dibangun saat kepala dinas perhubungan di jabat Cendra Nawajir MM kebanyakan jadi terbengklai dan menyisahkan masalah antara lain seperti proyek pelabuhan Simba di Kecamatan Moro, pelabuhan Tg Berlian, walaupun kondisi visiknya sudah digunakan oleh masyarakat tetapi masih menyisahkan berbagai permasalahan hukum untuk diusut tuntas ; proyek pelabuhan Selat Malarko di Pelambung/Pongkar, terminal pasar baru/Bukit Tembak, Proyek Terminal Centre di Jl.Poros menuju kantor Bupati Karimun menelan angaran APBD 1,8 Milyar dan terminal penumpang Telagamas yang dibangun diatas tanah ex KP Timah yang status hukumnya masih mengambang.

Dari beberapa Proyek sebagaimana disebutkan diatas menelan anggaran APBD dan APBN mencapai puluhan hingga ratusan Milyar yang tidak membawa azas manfaat terkecuali hanya menghambur hamburkan uang rakyat negeri ini, maka KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) PimpinanAbraham Samad diminta untuk selidiki beberapa Proyek di Kabupaten Karimun agar SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang ditunjuk berdasarkan kewenangan Bupati Karimun dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya didepan hukum. Ketus Azman dngan nada serius pada media.

Azman Zainal SH. yang kesehariannya selaku PNS Kejaksaan Negeri Tg Balai Karimun, dikenal Vocal dan berbicara lantang berdasarkan fakta itu mengatakan,  ini rea lita. Kalau ada pejabat yang mengerjakan proyek dengan tidak memperhatikan mutu/kualitas proyek dan terkesan asal jadi, apa lagi pekerjaan itu menjadi terbengklai hanya untuk mencari keuntungan berujung korupsi, maka saya minta kepada KPK apabila ada temuan di Kab. Karimun Provinsi Kepri, maka “tangkap dan penjarakan pelakunya untuk effek jerah”.

Sebaiknya dialih  fungsikan
Kembali kepada Terminal pasar Telagamas kolong, menurut beberapa masyarakat setempat yang dikonfirmasi media mengatakan, kalau lokasi Terminal itu tidak difungsikan sesuai rencana, maka diusulkan kepada Pemerintah agar dapat dialih fungsikan untuk membangun sarana pendidikan atau sarana ibadah seperti Masjid dan sebagainya.

Hal ini dikatakan karena dikawasan sekitar kolong atas daerah itu khususnya dikomplek pasar Telagamas, tidak ada bangunan Sekolah Dasar (SD) dan/atau SMP maka sebaiknya diusulkan agar lokasi Terminal penumpang sebagaimana disebutkan diatas dapat dibangun rumah sekolah atau rumah ibadah untuk rentang kendali dan sebagai upaya memudahkan anak diidik mengenyam pendidikan melalui proses belajar/mengajar disekolah. Ungkap sumber penuh logika, seraya berharap agar jati dirinya tidak dipublikasi di media ini mengakhiri.
KNs. T Effendy M. Mansyur Witak

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...