Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Rabu, 26 November 2014

JON HENDRI MENINGGAL DUNIA



Tg Balai Karimun - KNs.
Jon Hendri (43) Th. warga desa Pangke Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun diketahui tak bernyawa lagi oleh warga sekitar Jl.Poros/lokasinya tak jauh dari bangunan gedung Among Mitro akibat gantung diri pada 24/11 sekitar pukul 1 siang WIB sedangkan penyebab kematian secara tragis itu masih misteri.

Kasus tersebut langsung ditangani pihak Kepolisian Polres Karimun selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Karimun untuk diotopsi. Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun tim medis.

Pantauan Karimun News di kamar jenazah RSUD dan

Senin, 24 November 2014

KELOMPOK NELAYAN DAPAT BANTUAN KAPAL SENILAI RP. 2,2 MILYAR




Tampak Bupati DR.H.Nurdin Basirun
 menyampaikan kata sambutan pada acara
penyerahan kapal bantuan Pemerintah pusat kepada nelayan Karimun

 Tg Balai Karimun KNs.
Kelompok nelayan di Karimun yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUBE) belum lama ini mendapat bantuan kapal dari Pemerintah pusat senilai Rp.2.2 Miliar. Bantuan yang digulirkan melalui dana alokasi khusus (DAK)  pada tahun 2014 diberikan kepada 12 orang nelayan dalam bentuk kapal jenis fiber.


Demikian Kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) Kabupaten Karimun Hazmi Yuliansyah pada media menejelaskan saat mendampingi Bupati Karimun Nurdin Basirun menyerahkan bantuan kapal nelayan pada kelompok nelayan medio November 2014.


Dijelaskan dia lebih lanjut, kapal

Sabtu, 08 November 2014

LSM GPK2 MINTA KPK RI PERIKSA HARTA KEKAYAAN KADISTANBEN KARIMUN

G:\alwi hasan kadis distamben kab. karimun.jpg

Tanjung Balai Karimun - Karimun News
Kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Karimun mulai menunjukkan taringnya. Setelah berpuluh tahun Sumber Daya Alam (SDA) Karimun di jarah, baru kali ini kalangan LSM mengungkap fakta kebobrokan yang ada di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Karimun itu. 

Ketua LSM Gabungan Putra Karimun Kundur, Jumadi saat ditemui awak media, di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun mengungkapkan, fakta kebijakan pengelolaan pertambangan dan energi maupun pelaksanaan tugas yang dilakukan Distamben yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku serta penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompok pengusaha tertentu, sehingga berdampak nyata kerugiannya terhadap Negara.  

"Perpanjangan ijin Usaha Pertambangan Batu Granit di Pulau Karimun sebanyak 6 perusahaan pada tahun 2010. IUP yang sebelumnya bernama SIPD belum habis masa berlakunya, namun diminta diperpanjang secara serentak dengan alasan penyesuaian IUP berdasarkan surat edaran dari menteri pertambangan ESDM Jakarta,"ungkapnya.

Hasilnya

DIMINTA KEJAKSAAN PERIKSA KADIS PERINDAG DAN UKM TERKAIT JUAL BELI LAPAK

pasar
Gambar Pasar Puan Maimun
Tg Balai Karimun - Karimunnews.com

Pasar puan maimun yang dibanggakan oleh masyarakat Kabupaten Karimun dibangun dengan menggunakan anggaran dari APBD Karimun tahun 2010 sebesar 3.9 Miliar dan dari APBD Karimun tahun 2011 sekitar 5.3 Miliar rupiah. Pasar tersebut digunakan bagi relokasi kepada pedagang tradisional yang berada di Puakang.  Baru dua bulan beroperasi Pasar puan maimun yang terletak di kolong Sungai Lakam kecamatan Karimun sudah mulai berulah.

Forum Bersama Laskar Merah Putih  (FB-LMP) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Balai Karimun dengan tujuan melaporkan adanya dugaan praktek jual beli kios dan lapak di Pasar Puan Maimun, yang dikelola oleh oknum yang mengatasnamakan pengelola pasar dengan tarif mulai dari  Rp10 juta sampai Rp20 juta untuk kios dan Rp5 juta sampai Rp7,5 juta untuk meja atau lapak. Jual beli lapak meja bagi pedagang pasar Puan Maimun oleh seseorang yang diduga sebagai makelar jual beli lapak.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...