Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Sabtu, 05 Maret 2016

TETAP PADA PENDIRIAN DAN MENGAKU TERIMA RP.300 JT


TETAP PADA PENDIRIAN
DAN MENGAKU TERIMA RP.300 JT
Ditulis oleh Hazaikand wartawan KNs Tg Pinang

Tg Pinang KNs
Agusman mantan sekretaris Korpri Setkab Karimun ketika diperiksa Tim Kejati Kepri terkait penerimaan dana Bansos dari Pemerintah Kabupaten Karimun Tahun Anggaran 2010, merupakan pemeriksaan lanjutan di Tg Balai Karimun dengan menumpang tempat/gedung Kejaksaan negeri Tg Balai Karimun beberapa waktu lalu.

Gonjang ganjing tentang realisasi penerimaan dana Bansos berdasarkan pengajuan proposal, pada Tim Penyidik Kejati Kepri Agusman mengaku pihaknya hanya menerima Rp.300 jt, seperti dikutip wartawan KNs di Tg Pinang usai pemeriksaan. Lebih lanjut Agusman pada wartawan media ini menjelaskan  tahun 2010 silam kami mengajukan Proposal di Pemkab Karimun untuk kegiatan Korpri dengan besaran angka permohonan Rp.840 jt, dan pada saat pencairan, saya terima Rp.300 jt dengan menandatangani kwitansi kosong diatas kertas bermaterai cukup, dan diberi cap stempel.

Untuk pertanggung jawaban dana Bansos yang kami terima, ungkap Agusman, semua bentuk kegiatan kami catat dengan dengan dilengkapi factor belanja sebagai bentuk pertanggung jawaban kami  terutama kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.
Tanpa curiga ungkap dia, saya menanda tangani kwitansi kosong diberimaterai enam ribu rupiah dan distempel dengan stempel wadah Korpri sebagai unsyur pemenuhan administrasi, ternyata belakangan saya menjadi sangat terkejut setelah mendengar laporan keuangan pertanggungan jawaban (LKPJ) Bupati Karimun dari bagian keuangan menyebutkan dana Korpri yang diterima sebesar Rp.840 jt.

Pada wartawan media ini di Tg Pinang Agusman kembali menjelaskan, saya tetap pada sikap/pendirian  saya karena uang pencairan proposal dana Bansos Tahun 2010 yang saya terima itu bukan Rp.840 jt, melainkan  Rp.300 jt. Adapun penggelembungan anggaran dana Bansos itu, diduga kuat mudos operandinya sengaja diketik angkanya oleh staf bagian keuangan, (Mark-Up) anggaran di setujui Kabag Keuangan untuk memperkaya diri  dan kelompok tertentu, seola olah angka nominal yang saya terima itu Rp.840 jt sesuai tertera pada saat awal pengajuan Proposa).

Kabag Keuangan Setkab Karimun Abdullah S.SOs M.Si saat dihubungi untuk konfisrmasi terkait permasalahan tersebut diatas namun tidak berhasil ditemui, dan saat dihubungi melalui telpon genggamnya, namun diantara sekian banyak nomor HP miliknya ternyata satupun tidak pernah aktif, terkecuali terdengar nada dari balik selulernya,  nomor yang anda tuju sedang sibuk.

I’in selaku bendaharawan rutin waktu itu ketika akan dikonfirmasi, tapi tidak berhasil ditemui karena berbagai kesibukan.  Hanya saja sebuah sumber resmi media ini mengatakan, saya pernah mennyakan permasalahan tersebut kepada kak I’in tetpi menurut dia, pembayaran proposal Korpri melalui Agusman kita bayar Rp.840 jt tetapi bertahap, pertama Rp.300 jt dan kedua Rp.540 jt. Ungkapa sumber menirukan I’in.


Keterangan dari sebuah sumber terpercaya di Kejati Kepri pada Karimun News menyebutkan,Tim Kejati Kepri sedang bekerja keras untuk membongkar dugaan kasus korupsi dana Bansos di Kabupaten Karimun dengan nilai nominalnya ratusan milyar rupiah  selama kurun waktu 2010-2015. Dijelakan saat ini pihak Kejaksaan Tinggi Kepri melalui Tim bentukan Kajati Kepri itu, konsen mengumpulkan data dana Bansos Pemkab Karimun dan nantinya Tim akan menelaah secara intelijensi untuk kelanjutan kasus tersebut.

Pengurus LSM Pura Semesta pada media ini menjelaskan realisasi dana Bansosdi Kabupaten Karimun terbesar, adalah Beberapa yayasan diantaranya ada yang dikelola oleh anggota DPRD Kab. Karimun, mantan Sekda dan sejumlah oknum yang namanya dikenal luas oleh masyarakat Karimun. KNs ***

2 komentar:

Mr Angga Clifford mengatakan...

Bermain kwitansi kosong sangat rentan dimainkan .. Maju terus Pak agusman... Jgn takut. Allah swt. Jd saksinya

Gie Andoe mengatakan...

Kabag. Keuangan harus jujur. Dan muncullah kepermukaan...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...