Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Minggu, 22 Mei 2016

Hari Kebangkitan Nasional Ke-108 Diperingati Secara Meriah Di Halaman Kantor Bupati Karimun/Kepri

 
http://halokepri.com/wp-content/uploads/2016/05/Harkitnas-20161-696x464.jpg
Tampak Bupati Karimun H Aunur Rafiq Dihadapan Awak Media Memberi Keterangan Pers
Dalam Rangka Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke 108 di Tg Balai karimun/Kepri

Tg Balai Karimun (KNs)
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 108, Pemerintah Kabupaten Karimun Provinsi Kepri menggelar acara itu di halaman Kantor Bupati Karimun Jl. Jenderal Sudirman Poros pada Jum’at 20/05/2016.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq selaku Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan, Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 ini, adalah sebagai momentum menggalang persatuan dan kesatuan nasional dalam rangka mempertahankan Kebinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, sesuai amanat UUD 1945 dan Pancasila selaku Indeologi Negara dari berbagai ancaman dalam dan luar negeri terutama bahaya laten komunis.
Pidato Bupati Karimun itu sebagai tindak lanjut dari surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia (Mensekneg-RI) Nomor B-420/M.Sesneg/SET/TU.00.04/05/2016 Tanggal 13 Mei 2016 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan berwibawa dari Sabang hingga Marauke.

Harkitnas 2016
Lokasi Upacara Kebangkitan Nasional ke-108, Di Peringati
dihalaman Kantor Bupati Karimun,  Di ikuti seluruh Jajaran TNI/Polri,
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karimun, Organisasi Masa,
Organisasi Kepemudaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, serta Pelajar-Mahasiswa.

Dikatakan Rafiq bahwa untuk Tema Hari Kebangkitan Nasional kali ini, adalah untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai permasalahan yang ada dalam arti positif sehingga keamanan Negara nasional negeri ini tetap dipertahankan samapai kapanpun dan merupakan harga mati buat NKRI.
Secara tegas dihadapan TNI-POLRI dan lapisan masyarakat, Rafiq selaku Bupati terpilih hasil Pemilukada Tahun 2015 itu mengatakan, ancaman bahaya laten dan bangkitnya komunis di Persada Nusantara/NKRI ini, harus diwaspadai dan disikapi secara lebih serius dari semua aspek pergerakannya “Mengingat komunis memiliki Ideologi terlarang dan dilarang untuk melakukan kegiatan dalam jenis dan bentuk apapun di Indonesia.
Dikatakannya, bahwa pergerakan partai terlarang PKI itu di Bumi Nusantara negeri ini sudah tidak ada, tetapi yang namanya bahaya laten komunis patut diwaspadai secara nasional/ warga masyarakat di Kabupaten Karimun  Provinsi Kepri terutama para Pelajar dan Mahasiswa untuk lebih memahami, Menghayati dan Mengamalkan  Kandungan UUD Th 1945 dan Butir-Butir Pancasila sebagaimana terkandung didalam P4 (Pedoman Penghayatan, dan Pengamalan Pancasila) ungkap Rafiq mengingatkan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0317 Tanjung Balai Karimun, Letkol (Inf) I Gusti Ketut Artasuyasa Di Ruang Kerjanya @halokepri 2016
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0317
Tanjung Balai Karimun, Letkol (Inf) I Gusti Ketut Artasuyasa
Hal senada juga di ungkapkan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0317 Tanjung Balai Karimun, Letkol (Inf) I Gusti Ketut Artasuyasa pada media usai upacara mengatakan“Acara ini adalah merupakan Program TNI AD untuk secara bersama sama Instansi terkait seperti Kepolisian, Kesbangpol, Kemenpora dan lainnya, untuk mencapai tujuan yaitu memberi  pencerahan kepada masyarakat terutama generasi muda selaku penerus bangsa.
Dikatakannya bahwa karena semua itu mempunyai nilai-nilai luhur Kebangsaan untuk menjaga dan mempertahankan NKRI dari berbagai aspek kehidupan masyarakat dan rakyat negeri ini terutama bahaya laten sebagaimana disebutkan diatas. Ungkap Artasuyasa menjelaskan kepada media.
Dan nanti kedepannya terang dia, akan kita selenggarakan wawasan kebangsaan ini dijajaran  Instansi pemerintah dan sekolah-sekolah, dan juga dikalangan Ormas dan sebagainya untuk meningkatkan Pemahaman tentang wawasan kebangsaan nasional di Republik negeri ini.
Diakhir penjelasannya Artasuyasa berpesan dan mengingatkan kepada semua pihak terutama Generasi Muda selaku generasi penerus pembangunan nasional, harus dan bahkan wajib untuk memahami tentanag wawasan kebangsaan, karena hal itu ungkapnya, terkandung pada 4 Pilar wawasan kebangsaan sebagai tanggung jawab rakyat negeri ini terhadap kelangsungan pembangunan nasional. ungkapnya memberi imbauan.

(Karimun News.com) Stanly Massie. Editor IEMW

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...