Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Kamis, 01 Juni 2017

Ratusan Anak Di Karimun Terserang Gizi Buruk Dan Kurang Gizi

Ratusan Anak Di Karimun Terserang Gizi Buruk Dan Kurang Gizi.
  Apa Langkah Pemkab Karimun Untuk Mengantisipasi Hal itu ?
http://cdn2.tstatic.net/batam/foto/bank/images/bupati-karimun-aunur-rafiq-2_20160324_191903.jpg
Bupati Karimun :
H. Aunur Rafiq S.SOs M.Si
Tg Balai Karimun-KNs.com
Setidaknya tercatat sebanyak 956 anak mengalami kurang gizi pada tahun 2016, dan 150 anak menderita gizi buruk.

“Persentase cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan mencapai target yaitu 100 persen. Persentase balita gizi buruk yang terjadi pada tahun 2016 sebesar 0,9 persen melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 2,5 persen pada tahun 2016”. Demikian Bupati Karimun H. Aunur Rafiq saat menyampaikan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2016 di sidang paripurna DPRD Karimun beluml ama ini.


Menyinggung angka kematian bayi per 1.000 kelahiran pada tahun 2016 terjadi sebesar 14,1 persen. Ia juga menyebut keseluruhan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Karimun terus mengalami peningkatan pada tahun 2016, semoga pada tahun-tahun berikutnya kita mengalami peningkatan sarana dan prasarana secara signivika, optimis Rafiq.

Dijelaskannya bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) sebanyak 424 kasus dengan angka rawat jalan mauun rawat inap sebesar 178,4 dan jumlah kematian DBD sebanyak 6 kasus,

Diantara masyarakat yang dimintai tanggapannya terkait hal itu (kurang gizi dan gizi buruk-red) mereka sangat pesimis dengan hal itu sementara kabupatren Karimun selain memiliki anggaran tersedia dan memadai, juga sarana/ prasarana kesehatan sangat menunjang untuk megatasi permasalahan tersebut.

Selakau warga Karimun ungkap mereka pada media ini mengatakan, agar tidak menimbulkan hal serupa di tahun tahun mendatang maka diimbau kepada Bupati Karimun bapak H. Aunur Rafiq S.SOs M.Si serta wakilnya H. Anwar Hasyim M.Si dan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Karimun Rachmadi untuk mengantisipasi permasalahan tersebut secara dini agar hal serupa tidak teruilang kembali di kemudian hari.

Diantara ahli medis yang menolak untuk dituliskan namanya dimedia ini saat dimintai tanggapannya mengatakan gizi buruk dan kurang gizi itu terjadi, karena ada beberapa faktor menjadi penyebabnya antara lain adalah virus penyakit seperti HIV dan faktor ketidaktahuan orangtua. Selain itu, ungkap mereka juga disebabkan pada pola asuh yang salah, sehingga membuat anak mengalami gizi buruk dan kurang gizi.

Hal itu terjadi lanjut sumber karena mereka memakan makanan yang asupan gizinya kurang sehingga mereka menderita penyakit sebagaimana disebutkan duiatas.

“Seperti contoh, sianak yang biasa memakan makanan beergizi lalu diberi makanan secara asupan, terkadang sianak tidak mau karena sudah terbiasa ngemil atau jajan di luar. Ungkap sumber mengakhiri. (Sumber berita Tribun News) Karimun News.com : Stanly Massie

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...