Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Minggu, 01 Oktober 2017



Perkuat Sektor Pariwisata
Meningkatkan Daya Saing MEA Tanah Air

Bali Harus Integrasikan Pariwisata dan Pertanian ...
Salah satu objek wisata di pulau dewata Bali. (Foto net)

Jakarta- KNs.com :
 Anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Prof Dr Dailami Firdaus, mengatakan, daya saing Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) perlu diperkuat dengan branding pariwisata dalam rangka menumbuh kembanagkan ekonomi dalam negeri.

Hal itu disampaikan Dailami Firdaus di sela-sela kegiatan Sosialisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Bali blum lama ini.
Adalah merupakan tujuan wisata bagi pengunjung tanah air dan manca Negara maka sector pariwisata tanah air perlu di perindah dan di perkaya dengan dengaan berbagai permasalahan dalam arti positif sebagai daya dukung menarik bagi setiap orang yang berwisata.

Artinya dalam penataan arsitektur di lokasi wisata maupun pemandangan lainnya   harus menggambarkan nilai-nilai alami dan tidak dibuat-buat, sehingga mampu mengangkat tujuan wisata,” kata Dailami Firdaus, sembari mengingatkan bahwa keinginan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan jumlah wisatawan menjadi 20 juta orang pada tahun 2019 bukanlah pekerjaan mudah dan hal itu perlu dukungan semua pihak karena tempat /lokasi pariwisata adalah asset yang perlu dikemas sempurna.

World Tourism Organization (WTO) memperkirakan jumlah wisatawan akan mencapai 1,8 miliar orang pada 13 tahun yang akan datang dan menghasilkan USD2,1 triliun, namun tujuan wisata yang ada relatif terbatas untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, sehingga persaingan di sektor ini sangat ketat.

Hal itu  di katakan Dailami sembari memberi contoh dengan Negara tetangga Malaysia dan beberapa Negara lainnya telah mampu menerima puluhan juta kunjungan wisata setiap tahu. Bagaimana dengaan Indonesia ? Kita harus mampu menyaingi kondisi itu karena kita memiliki lokasi pariwisata menakjubkan, mustahil kita harus kalah bersaing dengan mereka ; Kata senator DPD RI dari dapil Provinsi DKI Jakarta itu memberi memotivasi.

Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan melakukan pembenahan serius terhadap pengelolaan sektor pariwisata. Demikiaan juga dengan para kepala daerah lain di tanah air seperti Guberrnur, Bupati dan Wali kota di harapkan lebih mampu untuk menggesah sektor tersebut agar kunjungan wisata dari tahun ke tahun terusbertambah dan meningkat dari tahun seblumnya.

Tempat Wisata akan mengalami pergeseran dari hanya banyaknya orang mengunjungi tujuan wisata tertentu, menjadi wisata untuk mengalami sesuatu yang berkonsekuensi penambahan pemasukan dari wisatawan.

“Memang Jakarta itu ibu kota negara, jadi banyak saja yang akan berkunjung ke sini. Tapi, Jakarta bukan hanya soal penginapan, kita punya Pulau Seribu, museum, Kota Tua, Dufan, yang perlu dikelola dengan baik dan itu semua akan meningkatkan pendapatan para pelaku di industri ini,” ucap Dailami.

Sosialisasi MEA bertema “Pariwisata Daerah yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” diselenggarakan Wiswa Utama II Kantor Gubernur Provinsi Bali, 28 September 2017, dengan dihadiri 200 peserta dari berbagai pemangku kepentingan pariwisata di Provinsi Bali. (Karimun News.com-Jakarta): Dedy S






Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...