Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Sunday, June 22, 2014

DISDIKNAS KABUPATEN KARIMUN ADAKAN DIKLAT KURIKULUM 13



R. Rohayati pelaksana kegiatan diklat 13

Disdik Kabupaten Karimun
Tg Balai Karimun KarimunNews.

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan bertaraf international, sehingga Dinas pendidikan nasional (Disdiknas) Kabupaten Karimun Provinsi Kepri adakan pendidikan kilat (Diklat) kurikulum tahun 2013 sebagai inplementasi meningkatkan proses belajar/mengajar disekolah dalam rangka  menunjang program pemerintah tentang pendidikan nasional IX tahun.



Diklat inplementasi kurikulum 2013 ini kami adakan adalah merupakan program nasional untuk memberi pembekalan mata pelajaran kepada guru Tingkat SMP se Kabupaten Karimun dibagi dalam 2 (dua) sesi, yakni sesi pertama terdiri dari 6 mata pelajaran dan kedua terdiri dari 4 mata pelajaran. Demikian R Rohayati selaku PPTK (Pejabat pembuat teknik kegiatan) dari Dinas pendidikan nasional Kabupaten Karimun pada media member penjelasan.



Dijelaskan dia lebih lanjut bahwa, kegiatan ini diadakan di 3 (tiga) tempat berbeda yaitu pertama di Alisan hotel, kedua di Aston hotel dan ketiga di aula SMPN I kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, melibatkan 329 orang selaku anggota peserta diklat. 

Memang sih, awalnya kita agendakan sebanyak
329 perserta dengan 9 materi pelajaran tetapi mengingat betapa pentingnya bimbingan konseling (BK) juga merupakan hal yang sagat vital/penting-red, maka materi pelajaran terpaksa ditambah satu materi, demikian juga dengan tenaga pembimbing BK sehingga berjumlah semua menjadi 334 orang dengan 10 materi pelajaran.


Secara lebih detail Yeni mengatakan, 6 mata pelajaran itu, diadakan selama 4 hari dimulai dari tanggal 20 juni s/d 24 juni 2014, dan kedua, selama 4 hari dimulai dari tanggal 24 juni s/d 28 juni 2014. Dijelaskaan dia bahwa  kegiatan pendidikan,kurikulum 13 ini, adalah program nasional  tahun 2013 untuk dilaksanakan pada tahun 2014.

Bukankah ini merupakan program yang tergesah gesah dibuat  untuk mengejar target anggaran belanja tambahan (ABT) yang sebentar lagi diketok palu anggarkan ? Desak media. Tidaklah, ini merupakan murni program nasional. Mana mungkin kami harus mengada ada dalam pelaksanaan ini  pak. Tetapi kalau mau lebih jelas permasalahan kegiatan ini, sebaiknya bapak bapak selaku kuli disket, temui saja kepala dinas pendidikan atau sekretarisnya. Ungkap Yeni seolah mengarahkan wartawan.

Mengingat jumlah peserta cukup banyak dan kebanyakan mereka itu datangnya dari luar pulau Karimun besar (Tg Balai karimun sebagai pusat ibu kota Kabupaten Karimun-red) tentunya memerlukan biaya untuk menginap di hotel selama kegiatan, biaya transportasi dan akomodasi dan katakanlah semacam uang saku peserta dan sebagainya. Bagaimana dengan anggaran yang diserap untuk kegiatan itu ?

Pantauan media di Alisan hotel, pada 21/6 kegiatan serupa, di,bulan Juni 2014, juga pernah diadakan oleh dinas Pendidikan Karimun namun masalah anggaran kegiatan, tidak ada satupun pelaksana kegiatan menjelaskan secara terbuka kepada media. Ada apa ???

Hal itu kepada R. Rohayati atau selalu disapa ibu Yety lagi lagi memilih bunkem. Pak saya ini hanya selaku pelaksana tugas dinas pendidikan, jadi kalau masalah anggaran kegiatan memang saya tidak tahu. Kita tidak perlu cerita masalah anggaran lah. Ungkapnya mengakhir sambil berjalan menuju mobil yang terparkir didepan Alisan hotel untuk membawanya pergi ke Aston hotel dan SMPN I Tebing untuk memantau kegiatan serupa.      KNs. Stenly Massie-Red. 
 

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...