Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Sunday, June 22, 2014

JELANG PUASA RAMADHAN 1435 H DAN PILPRES 2014 POLSEK KARIMUN BEKERJA SAMA DENGAN SATPOL PP GELAR RAZIA CIPTA KONDISI


Tampak : Kapolsek Tg Balai Karimun Kompol S.Dali Munthe SH,.MH.MBA
Saat dikonfirmasi Portal Berita Karimun News

Tg Balai Karimun-KarimunNews.
Untuk menciptakan kondisi daerah yang aman dan tertib menuju masyarakat madani secara kedaerahan khususnya kabupaten Karimun Provinsi Kepri-red, Polsek Urban Tg Balai Karimun Kompol S. Dalimunthe SH.MH.MBA bekerja sama dengan satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia cipta kondisi untuk mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekat) dalam wilayah kerja.

Razia pekat dengan sandi “cipta kondisi ini kami lakukan, adalah merupakan rutinitas kegiatan jelang puasa Ramadhan dan/atau pada hari hari besar lainnya dalam rangka menciptakan kondisi daerah yang aman, tertib dan madani untuk kenyamanan dan keamanan bersama di Karimun Kabupaten kota ber azam ini. Demikian S. Dali Munthe pada Karimun News saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada 21/6-2014.

Karena menyangkut tugas dan tanggung jawab selaku aparat hukum dalam rangka penegakan supremasi hukum, terutama  untuk antisipasi kondisi daerah jelang puasa ramadhan 1435 H, bersamaan dengan
tanggal 28 Juni 2014, dan agenda nasional Pemilihan Presiden dan wakil Presiden masa bhakti 2014-2019 dan juga tak kalah penting, bersempena dengan memperingati HUT Bhayang kara ke 61 pada tanggal 1 juli 2014.

Dijelaskan dia sebagaimana dipublikasi di koran harian nasional terbitan Batam dan Portal Berita Karimun mengatakan, untuk antisipasi penyakit masyarakat jelang religius puasa ramadhan dan agenda nasional sebagaimana disebutkan diatas, dengan sasaran hotel melati dan berbintang maupun wisma yang ada di jantung kota Tg Balai Karimun, diduga digunakan oleh pasangan layaknya suami istri untuk berkencan.

Dalam razia itu kata dia, kami dapati pasangan  layaknya suami istri didalam kamar tanpa dilindungi identitas yang sah dan akhirnya mereka kami bawa ke mapolsek untuk didata dan akhirnya dikembalikan. Karena ini merupakan agenda rutinitas maka kami akan lakukan secara berkelanjutan setelah berkoordinasi dengan instansi berkompeten terutama bapak Kapolres selaku pimpinan tertinggi di jajaran Kepolisian Polres Karimun.

Diantara Tokoh Agama dan pemuka masyarakat yang dimintai komentarnya terkait hotel dan/atau wisma yang dijadikan tempat kumpul kebo mengatakan, supaya hal itu tidak terjadi dikemudian hari maka pemilik hotel dan wisma dapat mengambil langkah antisipasi terhadap tamu yang menginap, agar mereka diminta untuk memperlihatkan identitas diri terutama bagi mereka yang membawa pasangan, harus dimintai buku nikah agar tidak menimbulkan image yang tidak terpuji.

Selain itu kata sumber yang menolak untuk ditulis namanya di portal berita ini berharap peran Persatuan hotel dan restoran Indonesia (PHI) dapat lebih memainkan peranannya secara proaktif membina dan menata pemilik hotel dan wisma di Kabupaten Karimun untuk mematuhi ketentuan perhotelan yang berlaku.

Ditambahkannya bahwa hal hal yang dikhawatirkan itu tidak akan terjadi apabila slektifitas awal terhadap para tamu hotel itu dilakukan secara slektif sehingga tidak memberikan predenci buruk pada norma agama dan kemanusiaan negeri ini. ungkapnya memberi solusi.

Diakhir penjelasan Kapolsek Karimun mengatakan, pada jelang agenda nasional dan kereligiusan itu, kami mengadakan beberapa kegiatan sunat masal bekerja sama dengan pihak medis dan pemuka agama untuk melakukan sunat masal kata dia, dilakukan di Masjid Baiturrahman dan Masjid di kolong laut, dan juga akan dilaksanakan digread layen  dilingkungan RT. 006/RW.002 kelurahan Tl Air kecamatan Karimun.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan sunat masal itu, selain dari Tg Balai Karimun, juga dari kecamatan Meral dan kecamatan Tebing sebanyak 98 orang. Mereka yang menjalankan sunatan  masal, oleh penyelenggara memberikan peci, baju koko dan kain sarung. Ungkap S.Dali Munthe SH.MH mengakhiri. KNs Redaksi

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...