Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Monday, June 9, 2014

KUNDUR KABUPATEN KARIMUN DIJADIKAN SENTRA PERTANIAN



Tg Balai Karimun-KNs
Pulau Kundur dijadikan sentra pertanian dalam rangka menumbuh kembangkan ekonomi makroh khususnya di wilayah Kabupaten Karimun Provinsi Kepri dan sekitarnya. Demikian Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun H. Amran Syahidid SP pada Portal Berita Karimun News saat dikonfirmasi diruang kerjanaya belum lama ini.


Tampak : Kadis Pertanian dan kehutanan Kab. Karimun

 H.Amran Sahidid, SP saat member stacktemen pada media
Dijelaskannya bahwa lahan seluas 1.100 hechtare didaerah itu, akan dikembangkan dan dikelolah menjadi lahan pertanian  melalui tiga program yang dirancang secara khusus antara lain adalah : Pertama, tanaman padi untuk mendukung program swasembada pangan. Kedua, versifikasi pangan local dengan menggalakkan tanaman sagu, dan ketiga akan mengembangkan tanaman karet untuk mendukung produksi petani karet secara mandiri.

Secara lebih specific dijelaskan Buya sapaan akrab H. Amran Sahidid, mengatakan, tanaman padi untuk diolah menjadi beras, adalah sumber kebutuhan fital bagi penghidupan masyarakat ; maka baik tanaman  padi ladang maupun padi sawah, terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Hal itu, seperti
pada beberapa tahun silam oleh masyarakat petani didesa Prayun kecamatan Kundur Barat mengusahakan lahan sawah untuk menanam padi dengan hasil menggembirakan sehingga panen perdana, ilakukan oleh Gubernur Kepri Drs.H. Ismeth Abdullah sebagai wujud kepeduliannya terhadap petani didaerah itu.

Selain program petani padi ladang dan padi sawah terang Buya,kami juga terus mengembangkan potensi /petani sagu dalam wilayah kerja, mengingat tanaman jenis itu menjadi komoditi andalan untuk kebutuhan local dan antar daerah, juga untuk tujuan eksport kemanca negara. Terangnya penuh semangat dalam membeberkan programnya melalui media.

Melalui program ketiga, kami lakukan tanaman karet menjadi skala prioritas karena tanaman jenis itu merupakan warisan leluhur untuk dikembangkan dan terus ditingklatkan baik mutu serta kwalitatnya sehingga kebutuhan karet menjadi ozol  itu, sangat diharapkan sebagai daya dukung pertumbuhan ekonomo signivikan untuk memenuhi hajat hidup masyarakat.

Sebagaimana dijelaskan Buya melalui stacktemennya di media harian nasional terbitan Batam beredar di Karimun belum lama ini mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah mengembangkan lahan di Kundur Barat seluas 30 hecktare , dan  menghasilkan sedikitnya 3,5 ton gabah, dan di Kundur Utara diatas lahan seluas 56 hechtare menhasilkan gabah sebanyak 3,5 ton . Optimis Buya untuk menjadikan pulau Kundur itu menjadi pilot proyek pertanian yang menjanjikan-red.

Sebagai upaya mendukung terwujudkan Kundur sebagai senteral pertanian, maka pemerintah mendatangkan tenaga ahli untuk meneliti kultur tanah sebagai dasar menentukan jenis tanaman yang cocok untuk dikembangkan sehingga masyarakat khususnya petani dapat mencerna permasalahan tersebut secara sederhana dan mudah dimengerti untuk bercocok tanam.

Untuk memastikan scara teori agar tanaman tumbuh yang kita tanam itu bisa menghasilkan hasil yang maksimal maka perlu tim  ahli untuk melakukan penelitian yang sudah barang tentu kita datangkan dari luar daerah maupun local tempatan yang memiliki specifikasi. Tukasnya member penjelasan.

Hal ini kita lakukan sambung Amran, sesuai arahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sewaktu berkunjung ke Bintan beberapa waktu lalu. KNs.com Redaksi

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...