Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Thursday, October 16, 2014

TUNJANGAN SERTIFIKASI PROFESI TIDAK DIBAYAR SEPENUHNYA NASIB GURU TERKATUNG KATUNG

Tampak Sulibur S.Pd
 Guru SDN 006 Meral
Yang Nasibnya Terabaikan
Tg Balai Karimun KNs.
Selaku pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Kementerian pendidikan nasional RI dan sesuai sumpah/janji jabatan yang saya ucapkan saat dilantik menjadi PNS bahwa bersedia untuk ditempatkan dimana saja diseluruh Indonesia.

Sehubungan dengan hal tersebut, dan sesuai “Surat Keputusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XII Nomor : 0035/KEP/MU/22101/2011 Tanggal 26 September 2011  tentang
pemindahan tugas selaku tenaga guru dari Kabupaten Rokan Hilir Propinsi Riau ke Kabupaten Karimun Propinsi Kepulauan Riau, dengan menerima gaji dan tunjangan sertifikasi profesi guru sesuai ketentuan dan peraturan berlaku.

Demikian Sulibur S.Pd guru sekolah dasar negri (SDN) 006 Meral Kabupaten Karimun menjelaskan pada portal berita Karimun News.com pada 15/10-2014.

Lebih lanjut diuraikan Sulibur mengatakan bahwa sejak dipindah tugaskan dari Propinsi Riau ke Kepulauan Riau, selanjutnya untuk menerima hak normatifnya sesuai peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku, ternyata apa yang saya harapkan itu hanya “semu karena sejak tahun 2012 sampai dengan 2013 hak saya untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi profesi guru tidak dibayar oleh Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karimun ; terkecuali  pada tahun 2014 tunjangan sertifikasi profesi sebagaimana dimaksud saya terima selama 2 (dua) Periode melalui rekening saya di Bank Syariah Mandiri, masing masing tertanggal   11 Juli 2014 sebesar Rp.6.838.757 dan pada tanggal 24 Juli 2014 dengan jumlah yang sama (Rp. 6.838.757-red) sehingga total keseluruhan selama tahun 2014 itu, adalah Rp.13.676.50

Dari kondisi itu ungkap Sulibur, maka saya membuat surat somasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karimun Nomor/Tanggal 20 Agustus 2014 namun pihak Disdiknas Karimun pimpinan H. Sudarmadi M.Si enggan untuk menjawab surat saya tanpa diketahui alasan yang pasti.

Mengingat kesibukan saya selaku tenaga pendidik mengajar disekolah, dan juga mencari sampingan untuk menambah rezeki diluar tugas guna memenehui kebutuhan hidup keluarga dan juga kelangsungan pendidikan anak, maka dalam urusan untuk mendapatkan hak tunjangan profesi guru, saya kuasakan dengan status kuasa penuh kepada bapak T  Effendy dan M. Mansyur Witak untuk mengurus hak saya sepenuhnya di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karimun.

Berdasarkan surat kuasa maka pihak DIsdiknas Karimun disurati untuk mendapatkan tanggapan sebagai jawaban atas somasi yang disampaikan Sulibur sesuai surat tersebut diatas, namun tidak direspon ; terkecuali Khairul menjabat Kabid SDM Disdiknas Karimun saat dikonfirmasi pada sekitar bulan September 2014 di meeting room Balai Viw hotel terletak di jantung kota Tg Balai Karimun itu mengatakan, konsep jawaban sudah saya instruksikan kepada staf saya untuk menjawab dan kalau saya tidak salah ingat, sudah  ada di meja pak Kadis, jadi tunggu sajalah. Jawabnya enteng.

Semacam angin surga yang dihembuskan Khairul, dan hingga berita ini diunggah, surat jawaban sebagaimana dijanjikan itu tidak ada cerita lanjut sehingga patut diduga ingin mengelabui hak orang lain untuk suatu kepentingan. Apa lajur ??? Hanya rumput yang bergoyang sajalah yang dapat menjawabnya. Demikian Ebit G Ade dalam syair lagunya memberi peringatan dan sindirin halus bagi yang mengerti.

Tampak Sulibur yang masih mengenakan pakaian uni form saat berbincang dengan crew Karimun News.com di suatu tempat mengatakan, saya tadi dipanggil oleh pak Ulil Kasi program di Dinas pendidikan setempat. Apa informasi terbaru setelah anda dipanggil, Tanya media.

Saya diminta oleh pak Ulil untuk menanda tangani surat pernyataan “tidak menuntut hak Tunjangan Sertifikasi Profesi saya selaku guru pada tahun ajaran 2012 dan tahun 2013 tapi saya membangkang karena suatu hal yang sangat mustahil, hak saya kok mau dihilangkan begitu saja, urai Sulibur kesal dengan nada sedikit emosi saat membeberkan pada media tentang permasalahan tersebut.

Harapan pak Ulil kepada saya, bukan saja itu lanjut Sulibur, bahkan saya juga diminta untuk mencabut surat kuasa yang sudah saya kuasakan kepada kuasa pengurus saya. Apa maksud pak Ulil itu ? saya tidak mengerti.ungkapnya dengan nada penuh tanda tanya.


Mengingat permasalahan itu diduga ada unsur pidana penggelapan hak, maka pihak Kepolisian Polres Karimun diminta untuk mensiasati permasalahan tersebut di Dinas Pendidikan Nasional guna membuka tabir/scenario dibalik dugaan tersebut untuk transparan dan akuntabilitas sebagai amanat dari UU RI NO 14 Th 2008 tentang keterbukaan informasi public agar masyarakat tidak dirugikan.  Tim Redaksi KNs.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...