Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Tuesday, December 2, 2014

MORO TUAN RUMAH HUT PGRI KABUPATEN KARIMUN

BUPATI KARIMUN DR.H.NURDIN BASIRUN
HADIRI ACARA HUT PGRI DI KECAMATAN MORO


http://4.bp.blogspot.com/-LMXYZIJWhFI/UFMAbPrB3rI/AAAAAAAABjc/ujm-jcJEYLU/s1600/program+rtlh+karimun.jpg


Bupati Karimun DR. H. Nurdin Basirun
Baju Kemeja lengan panjang, sebelah kiri saat menghadiri acara. (Foto net).

Tg Balai Karimun-KARIMUNNEWS.
Hari ulang tahun persatuan guru republik Indonesia (HUT PGRI) ke 69 di Kabupaten Karimun Propinsi Kepri diselenggarakan di Kecamatan Moro pada 29/11. Acara digelar dengan tema "Mewujudkan Revolusi Mental Melalui Penguatan Peran Strategis Guru" untuk meningkatkan mutu pendidikan terutama mental/spiritual anak berwawasan kebangsaan itu, dihadiri Bupati Karimun DR.H.Nurdin Basirun.
Melalui tema peran strategis guru yang diselaraskan dengan hari guru nasional (HGN) juga tampak hadir Wakil Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq S.Sos M.Si, Ketua PGRI Provinsi Kepri, Ismail, Dewan Kehormatan Guru (DKG) serta keluarga besar PGRI se-Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam
sambutannya dilokasi acara bertempat di lapangan sepak bola Putri Hijau Kecamatan Moro itu mengatakan, saya berharap agar bapak dan ibu guru yang mengemban tugas selaku tenaga pengajar, jangan hanya minta diperhatian tetapi intinya bagaimana persiapan dalam menghadapi kemajuan dunia pendidikan.

Diungkapkannya bahwa kesejahtraan guru sekarang ini sudah menjadi baik kalau dibandingkan dengan sebelumnya. "Dulu memang gaji guru rendah ; tetapi sekarang ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran melalui dana APBN/APBD yang intinya telah memperhatikan nasib guru.
Masih  menurut Nurdin,  Kepala Sekolah (Kepsek) tidak mengangkat guru,  hanya untuk memenuhi persyaratan di sekolah. tetapi pengangkatan guru itu harus sesuai dengan prosedur sehingga tidak menyalahi peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, MS. Sudarmadi menyampaikan dalam sambutannya mengatakan, untuk meningkatkan komitmen, bahwa mutu guru dalam pemangku jabatan profesi, adalah untuk mencerdaskan pengetahuan anak yang berkualitas.

Dikatakan dia bahwa seiring dengan tema hari guru nasional (HGN) Kabupaten Karimun ini, dapat mengingatkan dan menyadarkan kita tentang tugas dan profesi guru itu, adalah untuk mencerdaskan bangsa. Oleh karenya, maka sangat diperlukan kekuatan serta kebersamaan antara guru dengan siswa/i selaku anak didik, kemitraan orang tua murid dengan guru dalam menjalin komunikasi dua arah dalam segala hal menyangkut tugas dan tanggung jawab secara berbalans. Imbau Sudarmadi.


Berdasarkan tema yang diangkat lanjutnya maka hal ini tentunya menunjukkan PGRI selalu responsif terhadap gagasan positif yang dicanangkan semua pihak, terutama pemerintah khususnya Kabupaten Karimun. Saya katakana demikian pungkasnya, karena guru adalah kompenan terpenting dalam merwujudan mental bangsa. Perubahan mentalitas bangsa dipelrukan guru yang berkualias. Dalam upaya mewujudkannya, PGRI tiada henti meningkatkan komptensi dan prefisesioanal guru, serta kesejahtreraannya.


Lebih lanjut dikatakan dia,"Guru honorer di daerah terpencil (Hinterland) masih banyak yang belum terbayar insentifnya. Selain itu masih banyak juga guru honorer menunggu peningkatan insentif yang dijanjikan oleh pemerintah daerah setempat. Oleh sebab itu pada tahun 2015 mendatang, apa yang belum terselesaikan dapat dituntaskan," kata Sudarmmadi.


Sambutan serupa, juga disampaikan Ketua PGRI Provinsi Kepri mengatakan jabatan bukanlah segalanya tetapi suatu kemuliaan, Oleh karenanya maka PGRI harus berperan secara proaktif diperhitungkan. Oleh sebab itu, Pemkab Karimun diimbau untuk Lebih mmperhatikan instentif terutama guru honorer.


Diakhir sambutannya Ismail mengatakan Jika ada guru yang melakukan kesalahan di sekolah, DKG harus menyikapi dengan cepat, menindaklanjuti kemudian memproses guru tersebut, bukan langsung di proses kepihak berwajib. Terkecuali guru bersangkutan pelaku kriminal berat, atau terjerat kasus narkoba dan kasus sejenis dengannya, tentunya hal itu wajib diperiksa pihak berwajib,". Ungkap Ismail megakhiri.  KNs. Tim Redaksi. Editor : M. Mansyur Witak

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...