Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Saturday, May 30, 2015

Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot

 Tan Sri Antara Pemilik <b>Ijazah</b> <b>Palsu</b>!

Jakarta, KNs.Com

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi telah mengirim surat edaran kepada Inspektorat Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah daerah untuk meneliti ijazah pejabat/jajaran yang dipimpinnya, menggunakan ijazah palsu.

Surat edaran Menteri itu ditujukan ke seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), termasuk pejabat hingga tingkat eselon I,” kata Yuddy di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2015. Yuddy juga meminta perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan di semua daerah membantu inspektorat bekerjasama mengecek keaslian ijazah sarjana kepada

semua pegawai negeri diseluruh Indonesia.

Selain itu, Menteri Yuddy juga memerintahkan kepada seorang deputi dari kementerian yang dipimpinnya untuk memonitor proses pengecekan ijazah ; dan apabila ada diantara pejabat dan/atau PNS yang menggunakan ijazah palsu maka yang bersangkutaan diberi sanksi administrasi berupa dicopot dari jabatannya serta golongan jabatannya diturunkan satu tingkat, yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara. 

Kasus ijazah palsu ini mencuat saat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir melakukan inspeksi mendadak ke University of Berkley Michigan America di Jalan Proklamasi, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada 22 Mei lalu. Di sana, dia menemukan dugaan praktek jual-beli ijazah.

Belakangan, bukan cuma University of Berkley yang diduga terlibat praktek ilegal tersebut. Pada 2014, ada kasus di kampus lain yang terbongkar. Mulanya, Rektor Universitas PGRI Nusa Tenggara Timur Samuel Haning ingin melakukan legalisasi ijazah di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Namun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tak memberikan legalisasi itu karena ijazah Samuel diduga palsu. Padahal Samuel sudah membubuhkan tanda tangan pada ijazah ratusan mahasiswa PGRI Nusantara.

Berbagai sumber di Jakarta pada KNs.Com mengatakan, bagaimana pula dengan diantara pejabat ditanah air yang selama ini mengantongi dan menggunakan ijazah palsu untuk suatu jabatan strategis, artinya dengan menggunakan ijazah palsu itu lalu mereka menerima gaji dari Negara berasal dari uang rakyat, dan dengan jabatan itu pula mereka melakukan berbagai aktifitas yang bertentangan dengan peraturan hukum dan undang undang yang berlaku dinegeri ini ?

Kami apresiasi gagasan Menteri PAN dan RB, dan halnya juga dapat dijadikan catatan dan acuan oleh aparat penegak hukum negeri ini untuk membongkar ijazah palsu digunakan pihak tertentu yang nota bene pada gilirannya akan merusak citra pendidikan nasional negeri ini. Ungkap sumber itu penuh harap, untuk mengakhiri komentarnya. Redaksi KNs. (Sumber berita HK.com) 

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...