Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Tuesday, June 9, 2015

DISNAKER KARIMUN ADAKAN BINTEK K3

J:\DCIM\100MEDIA\FILE2277.JPG
Kegiatan Bimtek K3

J:\DCIM\100MEDIA\FILE2276.JPG
Tampak Pimpinan Redaksi Karimun News.com
baju lengan panjang bersama Mujarab Kepala PPTK Disnaker Karimun

Tg Balai Karimun KNs.Com
Tenaga kerja atau sebagaimana lazimnya disebut buruh, adalah aset bangsa yang wajib mendapatkan hak normatif sesuai peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku; diantaranya adalah hak untuk memperoleh kesehatan dan keselamatan kerja serta upah minimum sesuai standar upah nasional/daerah.

Untuk mendapatkan hak sebagaimana dimaksud, maka
pada 8/6-2015 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Karimun mengadakan pembinaan “sistim managemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada seluruh pimpinan perusahaan yang ada di kabupaten Karimun dalam acara tersebut.

Dengan mengambil tempat di Alisan hotel Jl. Kapling Tg Balai Karimun dihadiri oleh 40 orang peserta merupakan utusan dari beberapa perusahaan yang ada, Mujarab selaku kepala PPTK Disnaker Karimun menjawab media mengatakan, sejalan dengan semakin berkembangnya kabupaten Karimun dari berbagai aspek pembangunan dalam arti positif sehingga pihak investor yang akan berinvestasi di Karimun maka perlu diadakan pembinaan tentang keselamatan dan kesehatan kerja.

Hal ini ungkap Mujarab, perlu dan bahkan wajib kami sampaikan kepada managemen perusahaan agar selama menjalankan aktivitas perusahaannya selalu berpedoman kepada peraturan hukum dan undang-undang yang berlaku terutama undang undang ketenagakerjaan sehingga para karyawan akan terhindar dari hal hal yang tidak kita inginkan.  

J:\DCIM\100MEDIA\FILE2280.JPG
Salah seorang peserta sedang mengisi absensi

Dikatakannya bahwa hal yang kami lakukan ini tidaklah berlebihan, terkecuali mengingatkan kepada pimpinan perusahaan untuk mematuhi segala ketentuan dan prosedur berlaku, terutama karyawan yang bekerja diperusahaan bersangkutan selalu diingatkan menggunakan septi dan lain sebagainya sebagai upaya untuk menghindarkan diri dari kecelakaan kerja. Demikian pesan Mujarab melalui Portal Berita Karimun News.com disela sela kesibukannya.

Ditanya mengenai anggaran kegiatan, kepada media Mujarab menjelaskan anggaran untuk kegiatan ini lebih kurang Rp.100 juta berasal dari APBD Karimun tahun 2015 selanjutnya digunakan untuk mobilisasi, transportasi dan akomodasi serta uang saku peserta.  Secara lebih rinci diuraikan dia bahwa peserta dalam kegiatan ini mencakup sekabupaten Karimun dengan rincian, Kec. Buru 1 orang, Kec. Kundur 4 orang, Kundur Utara 1 orang, Kecamatan Tebing, Meral Barat dan Kecamatan Meral 34 orang, sehingga total keseluruhan 40 orang peserta ; tetapi yang hadir disini lebih dari 40 orang karena mereka ingin menambah wawasan untuk diterapkan diperusahaannya masing masing.

Lebih lanjut pada KNs.Com dijelaskan dia bahwa kalau mereka yang hanya ingin menambah wawasan sebagaimana disebutkan diatas, mereka hanya kita beri konsumsi ditempat ini, terkecuali yang kita undang dari luar pulau Karimun Besar, mereka harus menginap dihotel dengan biaya dari kami Disnaker-red, demikian juga uang saku akan kami berikan kepada mereka secara keseluruhan yang kami undang, sebesar Rp.50.000/orang/hari selama 3 hari kegiatan. Ungkap Mujarab untuk mengakhiri komentarnya. KNs.Com (Stanly Massie) Editing Mansyur Witak

 

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...