Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Thursday, July 30, 2015

POLRES KARIMUN KEPULAUAN RIAU GAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOTIKA JENIS SHABU

POLRES KARIMUN KEPULAUAN RIAU
GAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOTIKA JENIS SHABU
 
foto illustrasi: google images
Tg Balai Karimun KNs
Polres Karimun berhasil menggagalkan narkotika jenis shabu yang dibawa dari Batam masuk ke Tanjung Balai Karimun. Barang haram tersebut dibawa oleh tersangka SI warga Batam lebih kurang 1 Kg yang dibungkus dengan plastic putih bening berjenis shabu-shabu.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku yaitu pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 (2) UU No. 65 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun kemudian denda paling sedikit 800 juta rupiah atau paling banyak 10 Miliar rupiah terhadap pelaku tersebut.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, kemudian anggota langsung melakukan undercover dengan menempatkan polisi di depan hotel Aston Jl. Pertambangan Kapling. Ketika itu tersangka yang berinisial SI baru sampai di hotel dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap SI, Ujar Kapolres Karimun AKBP. I Made Sukawijaya kepada awak media.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, kata Kapolres, polisi menemukan satu
kaleng roti merek hong Guan. Setelah dibuka di dalamnya terdapat satu bungkusan plastik juga ada kemasan berwarna kuning. Setelah dibuka ternyata isinya adalah SS. Setelah dibawa ke Mapolres Karimun untuk ditimbang Dari pengakuan tersangka, bahwa SS tersebut dibawa langsung dari Malaysia dan akan dijual di Karimun atas pesanan seseorang.

”Tersangka masuk dari Johor Bahru, Malaysia ke Karimun tidak melalui pelabuhan resmi. Melainkan, melalui salah satu pelabuhan tikus yang ada di jalan Nusantara, Tanjungbalai Karimun. Rencanya barang haram ini akan dijual di Karimun dengan harga 200 ribu Ringgit Malaysia atau sekitar Rp691 juta lebih. Untuk pemilik atau orang yang menyuruh membawa identitasnya sudah kita dapatkan dan saat ini masih dalam pengejaran. Pemiliknya bukan orang Malaysia, melainkan WNI,. Hanya saja saat ini sudah kabur keluar dari Karimun,” paparnya.

Perlu diketahui, lanjut Kapolres, peredaran SS yang dilakukan oleh tersangka Si bukan baru kali ini saja. Melainkan, pihaknya sudah melakukan penjualan. Bahkan, polisi telah melakukan penyelidikan terhadap tersangka selama 3 bulan lamanya dan akhirnya berhasil menangkapnya. Dan, jika SS tersebut beredar, maka nilai barangnya mencapai Rp1,5 miliar. Ungkap I Made.

Sementara itu, tersangka Si mengaku jika dia hanya diminta untuk membawa SS tersebut sampai ke Tanjungbalai Karimun dan dijanjikan akan mendapatkan uang Rp10 juta. ”Uang yang dijanjikan belum saya terima, melainkan baru akan diterima jika pembayaran dari pembeli saya terima,” terang pria yang sudah lama keluar masuk Indonesia-Malaysia ini.

Selain 1 tersangka yang membawa 1 kg lebih SS, polisi juga mengamankan tiga tersangka lainnya dalam satu bulan terakhir. Yakni, satu orang tersangka berinisial Hr yang ditangkap di sekitar Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun ditangkap karena memiliki 12 paket SS.  Kemudian, pada awal Juli lalu juga ditangkap dua orang pengedar SS dengan barang bukti 3 paket. Dari kasus ini, jumlah tersangka dua orang
masing-masing berinisial S dan M. KNs.  (Stanly Massie)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...