Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Tuesday, October 20, 2015

DIDUGA MILYARAN RUPIAH PUNGUTAN PAS MASUK PELABUHAN DIKORUPSI

Tg Balai – KNs
Peraturan daerah (Perda) No 6 Tahun 2012 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD-Kepalabuhanan) disahkan oleh DPRD Karimun selanjutnya menunjuk PT. Karya Karimun Mandiri selaku managemen perusahaan guna menjalankan usaha operasional kepelabuhanan  yang semuanya bersumber dari dana APBD Kabupaten Karimun Tahun 2013-2014 sebagai kekayaan daerah yang dipisahkan.

Berdasarkan peraturan daerah sebagaimana disebutkan diatas, selanjutnya Direksi PT. Karya Karimun Mandiri sebagai pengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Karimun sesuai kewenangan, melakukan kegiatan pemungutan jasa penumpang pas masuk pelabuhan (JPPMP) namun kondisi itu tidak sesuai dengan harapan.

Dikatakan demikian karena uang hasil pungutan jasa pas masuk pelabuhan itu mencapai puluhan milyar rupiah pertahun tetapi kesannya hanya sebagian kecil saja disetor kekas daerah dan selebihnya “diduga keras dikorupsi” oleh oknum pengelola pelabuhan untuk memperkaya diri dan kelompok tertentu.

http://i.ytimg.com/vi/n80cYUMcbDU/0.jpg

Hasil pantauan Crew Karimun News.com.com di kantor Kesyahbandaran Tg Balai Karimun didukung data temuan diketahui, hasil pungutan jasa penumpang melalui pas masuk pelabuhan Tahun 2013-2014 sebesar Rp.26.941.212.500 setelah dipotong bagi hasil dengan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero).

Surat Keputusan (SK) Direksi Nomor : US.11/PI-99 tanggal 26 Agustus 1999. untuk melakukan pemungutan jasa pas masuk pelabuhan disebutkan, sesuai Peraturan Daerah No.6 tahun 2012 tentang kepelabuhanan, sebagaaimana tertera pada BAB V Pasal 7 Poin  1)  menyebutkan, PT. Karya Karimun Mandiri merupakan Perseroan untuk menjalankan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD-Kepelabuhanan) disebutkan, pungutan jasa penumpang melalui pas masuk pe;abuhan terdiri dari :

  1. Pas masuk pelabuhan bagi penumpang WNA sebesar Rp.60.000/orang
  2. Pas masuk pelabuhan bagi penumpang WNI sebesar Rp.30.000/orang
  3. Pas masuk pelabuhan untuk penumpang domestik sebesar Rp.  2.500/orang.

Menurut keterangan pihak tertentu di pelabuhan Tg Balai Karimun didukung data faktual menyebutkan, untuk biaya operasional PT. Karya Karimun Mandiri selama kurun waktu tahun 2013-2014 terdiri dari :

  • Gaji karyawan tetap sebanyak 30 orang/bulan adalah sebesar Rp.90.000.000.
  • Gaji karyawan honor sebanyaka 50 orang/bulan adalah sebesar Rp.75.000.000.
  • Direksi 3 orang x gaji Rp.30.000.000/orang/bulan = Rp. 90.000.000.
  • Pengawas 3 orang x gaji Rp.20.000.000/bulan/orang = Rp.60.000.000.
  • Belanja lain lain untuk keperluan kantor (ATK) dan tunjangan operasional/ bulan rata-rata Rp.100.000.000.
  • Jadi total biaya pengeluaran keseluruhan untuk kegiatan PT.Karya Karimun Mandiri tahun 2013 dan 2014 adalah sebesar Rp.10.988.000.000. (Sepuluh milyar Sembilan rataus delapan puluh delapan juta rupiah).

Kondisi itu, dapat disimpulkan dari total perolehan pas masuk pelabuhan yang dipungut pihak Direksi PT. Karya Karimun Mandiri tahun 2013-2014 dengan total Rp.26.941.212.500 dikurangi gaji pegawai tetap/honor serta Direksi dan Pengawas maupun biaya operasional sebesar Rp.10.988.000.000. sehingga uang yang harus disetor kekas daerah menjadi pasokan APBD Kabupaten Karimun, sebesar Rp.15.933.212.500. ternyata disetor hanya sebagian kecil saja. Ketus berbagai sumber pada media.  

Bagi hasil berdasarkan kesepakatan antara PT. Karya Karimun Mandiri dengan PT.Pelindo (Persero) masing masing memperoleh Rp.1000 dan Rp.1500 dari total hasil perolehan.

Jumlah keberangkatan penumpang :

I  . Berdasarkan data basse dari Kantor Imigrasi Kls II Tg Balai Karimun tahun 2013-2014 tentang kedatangan dan keberangkatan penumpang dari dan keluar negeri mellui pelabuhan Tg Balai Karimun tahun 2013-2014 secara rinci disebutkan bahwa :

  • Penumpang WNA yang berangkat keluar negeri dari pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2013 adalah sebanyak 103.923 orang x Rp.60.000/orang = Rp.6.235.380.000.
  • Penumpang WNA yang berangkat keluar negeri dari pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2014 adalah sebanyak 987.413 orang x Rp.60.000/orang = Rp.5.922.780.000.

Total pasokan dari pemungutan jasa pas masuk pelabuhan pada tahun 2013-2014 adalah sebesar Rp.12.922.780.000.

  • Jumlah penumpang WNI yang berangkat keluar negeri melalui pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2013 adalah sebanyak 178.691 orang x Rp.30.000/orang = Rp.5.360.730.000.
  • Penumpang WNI yang berangkat keluar negeri melalui pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2014 adalah sebanyak 189.894 orang x Rp.30.000/orang = Rp.5.968.820.000.
Total pasokan dari pemungutan jasa pas masuk pelabuhan pada tahun 2013-2014 adalah sebesar Rp. 11.329.550.000.

II . Data basse dari PT. Karya Karimun Mandiri untuk penumpang domestic tahun 2013-2014 secara rinci disebutkan bahwa :

  • Penumpang domestik yang berangkat keluar daerah melalui pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2013 adalah sebanyak  435.437 orang x Rp.2500/orang = Rp.1.088.592.500.
  • Penumpang domestik yang berangkat keluar daerah melalui pelabuhan Tg Balai Karimun pada tahun 2014 adalah sebanyak  485.804 orang x Rp.2500/orang = Rp.1.214.510.000.
Total pasokan dari pemungutan jasa pas masuk pelabuhan pada tahun 2013-2014 adalah sebesar Rp. 2.303.102.500.

II . Data dari PT. Karya Karimun Mandiri untuk penumpang Kapal antar pulau     tahun 2013-2014 secara rinci disebutkan bahwa :

  • Penumpang yang berangkat dari pelabuhan KPK (Kerukunan Pemuda Karimun) tahun 2013 adalah sebanyak 107.542 orang x Rp.2500/orang = Rp.268.855.000.
  • Penumpang yang berangkat dari pelabuhan KPK (Kerukunan Pemuda Karimun) tahun 2014 adalah sebanyak 1163.334 orang x Rp.2500/orang = Rp.290.835.000.
Total pasokan dari pemungutan jasa pas masuk pelabuhan pada tahun 2013-2014 adalah sebesar Rp.559.690.000.

Patut diduga pihak Direksi PT. Karya Karimun Mandiri tidak transparan melakukan penyetoran uang hasil pungutan jasa penumpang melalui pas masuk pelabuhan sesuai amanat UU RI No.14 Th 2008  tentang keterbukaan informasi publik, sehingga negara/daerah dirugikan milyaran rupiah pada tahun 2013-2014 sebagaimana angka nominalnya disebutkan diatas.

Total anggka pungutan jasa penumpang melalui pas masuk pelabuhan itu, tidak termasuk jasa pungutan dari STS (Ship To Ship-Transfer yang nominalnya dari tahun ketahun sangat fantastis. Pertanyaan masyarakat saat ini, apakah uang pungutan dari STS itu disetor kekas daerah Kabupaten Karimun selaku daerah penghasil, atau hanya dinikmati oleh oknum tertentu selaku pihak berkuasa dipalabuhan itu.

Direksi PT. Karya Karimun Mandiri berinitial CN saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya pada 16/10 terkait dugaan penyimpangan setoran uang jasa pas masuk pelabuhan ke kas daerah, dan dari balik telpon genggamnya secara sepontan dia menjawab “laporkan saja ke Polisi” saya sekarang sedang di periksa Polisi. Jawab CN dengan nada seakan tidak bersahabat dengan kuli disket.

Pada saat sedang bicara, wartawan media ini  sempat bertanya terkait kasus apa dia diperiksa Polisi tapi sayangnya tidak dijelaskan secara rinci langsung menutup saluran seluler miliknya. Masyarakat setempat mendesak aparat terkait terutama “Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)” dapat mengusut kasus tersebut sesuai kewenangan sehingga pihak pihak yang diduga terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya didepan hukum.
KNs (Rudi Erwandy-Stanly Massie)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...