Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Monday, March 27, 2017

KABUPATEN KARIMUN DARURAT NARKOBA



C:\Documents and Settings\user\Desktop\narkoba.jpg
Konfrensi pers Bea Cukai KPPBC Tipe B Tanjung Balai Karimun berhasil mengamankan tersangka pengedar narkoba jenis sabu

Karimun. Aparat Bea Cukai KPPBC Tipe B Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 4 bungkus narkoba jenis sabu-sabu seberat 517 gram lebih di pelabuhan Fery Internasional Tanjung Balai Karimun, Jumat (17/3). Barang haram tersebut masuk dari Malaysia ke Indonesia dibawa oleh seorang penumpang inisial DS (41 tahun), warga Indonesia asal Medan menggunakan kapal laut Ferry MV. Putra Maju 07.
Pada awalnya, petugas Bea Cukai melakukan profiling dan kemudian mencurigai seorang penumpang yang terlihat gugup dan gelisah ketika melewati pemeriksaan X-ray , selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan badan dan didapati barang narkoba jenis sabu-sabu 4 bungkus yang disembunyikan dibalik celana dalam, Ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani.  

Dikatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram itu diperoleh dari temannya, Hery warga negara Malaysia yang tinggal di Johor. Begitu sabu-sabu itu ditimbang, akhirnya diketahui beratnya sekitar 517,65 gram. Narkoba sebanyak itu bisa menghancurkan 2.588 generasi muda.
Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi (PSO) Kanwil DJBC Khusus Kepri Raden Evy Suhartantyo mengatakan "Tersangka merupakan mantan residivis. Dia pernah dua kali masuk penjara karena kasus narkoba. Tersangka mengaku, menerima upah sebesar Rp10 juta untuk sekali membawa narkoba dan Sabu-sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Pekanbaru.
Atas perbuatan “DS”, telah melanggar pasal 102 huruf e Undang – undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang – undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan yaitu menyembunyikan barang impor berupa Methamphetamine (shabu) secara melawan hokum (penyeludupan) di pelabuhan fery internasional Tanjung Balai Karimun dan atau mengimpor narkotika golongan I sebagaimana dimaksud pasal 113 ayat (1) Undang – undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Polres Karimun untuk dilakukan penyidikan selanjutnya. (stanly)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...