Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Monday, March 27, 2017

KEMENTERIAN PUPR BERI BANTUAN 549 UNIT RUMAH UNTUK 4 KECAMATAN DI KABUPATEN KARIMUN


C:\Documents and Settings\user\Desktop\sosial.jpg
Tampak hadir Wakil Bupati Karimun H.Anwar Hasyim menggunakan peci hitam saat pembukaan sosialisasi kegiatan perumahan swadaya
Karimun. Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan (DPKPK) Karimun menggelar agenda verifikasi dan sosialisasi kegiatan perumahan swadaya di hotel Alishan Jalan Raja Usman Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing, senin (20/3). Acara dibuka Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim. Kegiatan selamadua hari tersebut menghadirkan pemateri berkompeten dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan diikuti 57 peserta terdiri dari para camat, lurah, dan kepala desa Se -Kabupaten Karimun.
Anwar Hasyim berpesan, para peserta harus mengikuti kegiatan dengan baik dan benar.diharapkan dapat menangkap informasi yang disampaikan pemateri. Karena seluruh peserta merupakan ujung tombak dalam realisasi program perumahan swadaya dari Kementrian PUPR, yang telah mengalokasikan jatah perumahan swadaya untuk Kabupaten Karimun sebanyak 549 unit rumah diprioritaskan kepada masyarakat di Kecamatan Kundur, kecamatan Kundur Barat,  Kecamatan Belat, dan Kecamatan Buru, di empat kecamatan Kabupaten Karimun.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, selain mendapatkan bantuan rumah, warga juga menerima uang tunai sebesar 15 juta. Uang tersebut digunakan untuk membantu melengkapi fasilitas rumah seperti yang belum punya toilet, atau dindingnya yang sudah rusak, atap rumah bocor dan sebaginya. Untuk merealisasikan bantuan itu, terlebih dahulu harus diverifikasi dan sosialisasi sebagaimana digelar hari ini oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Kebersihan, ujar Wakil Bupati.
Bupati mengatakan program perumahan swadaya mirip dengan rumah tidak layak huni, hanya kata dia bedanya program tersebut lebih kepada perbaikan rumah milik masyarakat sedangkan criteria penerima bantuan menurutnya baru diketahui ketika disampaikan pemateri oleh nara sumber pada sosialisasi tersebut.
Sementara  Kabid perumahan dan Kawasan Pemukiman dan kebersihan Rita Agustina mengatakan kepada awak media ada 57 peserta terdiri dari camat, kepala desa dan lurah sedangkan pemateri berkompeten dari Kementrian Perumahan Rakyat. Perumahan swadaya ini adalah bersumber dari dana APBN melalui Kementrian Perumahan Rakyat. Sebelum direalisasikan maka harus di verifikasi terlebih dahulu, ungkap Rita. (Stanly)

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...