Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Sunday, April 2, 2017

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KARIMUN DAN BENDAHARA SEKOLAH MELALUI KEGIATAN WORKSHOP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN



C:\Users\user\Desktop\Soal\DSC_0279.JPG





Tampak salah satu nara sumber
sedang menyampaikan materi kegiatan
Tg Balai Karimun – KNs.com
Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan secara khusus dibidang perbendaharawan bagi bendahara sekolah maka pada 30/3 Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Provinsi Kepri memberi pelatihan melalui kegiatan workshop penyajian laporan keuangan selama 2 (Dua) hari bertempat di Golden Milyon hotel Tg Balai Karimun.

Sofnil S.Pd selaku ketua panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Disdik Karimun saat berbincang dengan wartawan media ini mengatakan, untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan secara khusus bagi rekkan-rekan bendahara sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA perlu dilakukan pelatihan dan pembinaan secara teknis dan sistimatis agar pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntable.

Ditanya tentang anggaran kegiatan, Sofnil selaku Kepala seksi bagian (Kasubag) keuangan dilingkup Disdik Karimun, juga dipercaya oleh Kepala Dinas Pendidikan Bakri Hasyim  untuk menjabat  ketua  PPTK dengan nada santai dan blak-blakan mengatakan anggaran kegiatan ini, dari dana APBD tahun 2017 sebesar Rp 90 jt.

Secara terperinci diuraikannya bahwa kegiatan workshop penyajian laporan keuangan, diadakan selama dua hari dimulai pada 30 s/d 31 Maret 2017 melibatkan peserta sebanyak 48 orang dari bendahara sekolah se kabupaten Karimun dan dua orang nara sumber, satu orang dari Jakarta dan yang satunya lagi dari inspektorat kabupaten Karimun.

Prediksi anggaran kegiatan :

Plafon  anggaran kegiatan sebesar 90 jt diikuti oleh 48 orang peserta ditambah 2 orang nara sumber, kiranya perlu dirinci untuk transparansi public.

  1. Biaya transportasi bagi peserta kegiatan dari daerah asal pergi dan pulang (diluar pulau Karimun besar-red), katakanlah sebanyak 24 orang x Rp 100.000/orang = Rp 2.400.000.
  2. Biaya transportasi nara sumber dari rumah ke bandara Soekarno Hatta paling banter Rp 500.000, tiket pesawat (PP). Tiket pesawat (PP)  Jakarta Batam Rp 3.000.000. Dari bandara Hangnadim Batam ke pelabuhan domestic Sekupang (PP) Rp 300.000. Dari pelabuhan Sekupang ke pelabuhan domestic Tg Balai karimun (PP) Rp 200.000. Uang saku sebesar Rp 5.000.000 jadi total biaya perjalanan nara sumber dari Jakarta adalah sebesar Rp 7.840.000 dalam tanda kutip.
  3. Uang saku untuk nara sumber dari Inspektorat kabupaten Karimun katakanlah sama dengan nara sumber dari Jakarta (Rp 5.jt-red).
  4. Uang saku untuk peserta sebanyak 48 orang x Rp 300.000 = Rp 14.400.000 dalam tanda kutip
  5. Snack untuk peserta 50 orang x Rp 15.000.000/orang x 2 hari kegiatan =  Rp  1.500.000.
  6. Sewa gedung Rp 2.000.000.
  7. Jadi total anggaran kegiatan workshop penyajian laporan keuangan diperkirakan keseluruhannya secara acak sebesar Rp 33.500.000 kalau dibandingkan dengan total anggaran keseluruhan menurut ketua PPTK sebesar Rp 90 jt berarti masih tersisah Rp 56.500.000 menjadi tanda tanya besar.
  8. Apakah sisa uang berasal dari dana APBD kabupaten Karimun itu dikembali kekas daerah, atau untuk masuk kekocek siapa ?   

Sesuai amanat Presiden RI Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla terhadap berbagai kegiatan dengan menggunakan dana APBN maupun APBD harus transparan dan akuntable untuk menciptakan transparansi public demi tegaknya supremasi hukum negeri ini, maka Kasi Inteljen  Kejari Karimun diminta untuk mengusut tuntas anggaran kegiatan ditaja Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun sebagaimana disebutkan diatas sekaligus mengusut kekayaan pejabat instansi terkait karena diduga dengan jabatan yang diamanahkan rakyat ternyata disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompok tertentu. (Karimun News.com) : Stanly Massie 

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...