Kejari Karimun “Diduga Keras Endapkan Kasus Korupsi", Menpan RB Perintahkan Pejabat dan PNS Berijazah Palsu Dicopot, SI JAGO MERAH MENGAMUK DI BAPPEDA KARIMUN, Tekad PKS Akan Menangkan Rafiq Jadi Bupati Karimun Periode 2015-2020, Pemerintah Menetapkan Gaji Pensiunan PNS Terendah Rp. 1.486.500,-, Hussein: "Kami Tak Meminta Apapun,Hanya Kedamaian Beribadah", Kajari Karimun, Rudi Margono SH. Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Diendapkan Supratman Khalik SH.,

Thursday, May 31, 2018

DIDUGA CAGAR BUDAYA BERNILAI SEJARAH DI TEMUKAN DI LAUT KEPRI

Diantara barang diduga bernilai sejarah. (foto, karimunnews)
Karimun News.com.
     Diperkirakan selama lebih kurang 13 abad, ratusan buah cagar budaya duduga bernilai sejarah itu ditemukan nelayan di sekitar perairan pulau buaya dekat batu berlobang kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.

     Sumber masyarakat setempat daerah itu yang layak dipercaya menyebutkan, cagar budaya sejenis keramik itu  ditemukan, dengan jenis dan bentuknya berfariasi antara lain, guci, mangkok dan piring sebanyak lebih kurang 170 buah.

      Diungkapkan mereka bahwa diantara nelayan yang menemukan benda diduga memiliki nilai sejarah itu, adalah nelayan tempatan yang sedang menjaring ikan dan ketika akan membawa barang tersebut menggunakan kapal dari lokasi penemuan melewati perairan Moro dalam wilayah kabupaten Karimun, kemudian di cegah petugas patroli AL yang sedang melakukan tugas rutin di wilayah tersebut.

     Kemudian para nelayan setelah di introgasi petugas, selanjutnya mereka tidak ditahan sementara barang diduga memiliki nilai sejarah itu diserahkan kepada Dinas Pariwisata kabupaten Karimun untuk di teliti  lebih lanjut, ungkap salah seorang sumber dari pegawai Dispar setempat pada media ini menirukan nelayan.

     H. Damri selaku Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Karimun ketika di konfirmasi di ruang kerjanya pada 30/5, membenarkan adanya proses serah terima barang hasil tegahan tersbeut dari Instansi AL kepada dinas/instansi yang di pemimpinnya dan untuk melakukan penelitian dan pengecekan hal tersebut secara lebih lanjut, kami akan mendatangkan tim ahli dari Batu sangkar Sumatera Barat yang memiliki spesifikasi tentang itu. Ungkap Zamri.
     
Lebih lanjut diungkapkan dia bahwa barang barang tersebut sudah kami terima berdasarkan berita acara, selanjutnya akan dilakukan penelitian oleh pihak distizong yang memiliki keahlian khusus guna menentukan jenis cagar alam tersebeut dalam hal ini tim ahli keramik dari Kementerian kebudayaan RI, dan kalau memiliki nilai sejarah dan mengandung unsur sebagai barang antik, tentunya akan kami  koordinasikan dengan pak Gubernur Kepri untuk petunjuk lanjut.

     Apakah ada unsur pidana sengaja di lakukan pihak pihak tertentu dalam kasus itu. Kalau bicara masala itu, kami tidak punya kewenangan untuk komen karena itu bukan rana kami. Ungkap Zamri mengakhiri. Karimun News : MW-Stanly

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...